Berita Chelsea
Edouard Mendy: Palang Pintu Terakhir Chelsea, Kiper Pengukir Rekor Clean Sheet Terbanyak
PROFIL Edouard Mendy pantas disejajarkan dengan sederetan kiper tangguh klub elit Kompetisi domestik di Benua Eropa.
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
PROFIL Edouard Mendy pantas disejajarkan dengan sederetan kiper tangguh klub elit Kompetisi domestik di Benua Eropa.
Edouard Mendy, menjadi palang pintu terakhir The Blues, julukan Chelsea guna mengadang gempuran penyerang dari tim lawan selama ini.
yang mengukir rekor clean sheet terbanyak di Liga Champions setelah tampil 90 menit dalam kemenangan Chelsea atas Real Madrid dengan skor 2-0, Kamis (6/5/2021).
Chelsea pun berhak lolos ke Final Liga Champions lantaran menang agregat 3-1 atas klub asal Spanyol yang telah mengamankan 13 trofi Liga Champions.
Edouard Mendy sendiri baru menjalani musim pertamanya bersama Chelsea.
Baca juga: Update Man City Bikin Sejarah Juara Liga Inggris: Chelsea-Leicester Pangkas Jarak, Ini Hasil Lengkap
Baca juga: Nasib Tragis AC Milan dan Juventus, Juara Bertahan dan Paruh Musim Terancam Tak Ikut Liga Champions
Saat itu Frank Lampard yang menjadi aktor untuk mendatangkan Edouard Mendy dari klub asal Prancis, Rennes pada detik-detik penutupan transfer musim panas.
Semenjak tiba di Stamford Bridge, Edouard Mendy langsung diberikan kepercayaan menjadi penjaga gawang utama Chelsea.
Tentu ini seperti bak durian runtuh bagi Mendy yang baru akan memulai musim debutnya namun langsung mendapatkan kepercayaan penuh.
Apa yang dipercayakan Lampard kepada Mendy terus berlanjut hingga Thomas Tuchel mengambil alih awal tahun ini.
Baca juga: LINE-UP Chelsea vs Real Madrid - Bek Antonio Ruediger Bakal Bertopeng, Cedera di Markas Los Blancos
Peforma gemilan Mendy di bawah mistar membuat Tuchel tak ragu selalu memainkannya dibandingkan Kepa Arrizabalaga.
Sejauh ini hingga pekan 34 Liga Inggris, Mendy telah mencatatkan 16 clean sheet dari 28 penampilan.
Bahkan, kiper asal Senegal ini baru saja mengukir rekor di Liga Champions sekaligus membawa Chelsea ke babak final.
Menurut postingan akun twitter @Williamhill yang diretweet @Squawka, Mendy baru saja mengukir sebuah rekor baru di kancah Liga Champions.
Ukiran rekor Mendy di Liga Champions adalah mencatatkan 8 pertandingan tanpa kemasukan gol dari 11 pertandingan yang berakhir 8 kemenangan, 1 kekalahan dan 3 kebobolan.
Jumlah 8 pertandingan tanpa kebobolan ini membuat Mendy mengukir rekor clean sheet terbanyak dari klub asal Inggris dalam satu musim berkecimpung di Liga Champions.
Hal ini pun sontak membuat sang nahkoda The Blues takjub dengan peforma yang dimiliki Mendy.
Terutama berhasil menjaga keperawanan gawangnya dari serangan Real Madrid di leg kedua Semifinal Liga Champions.
Dirangkum dari Whoscored, Mendy selama 90 menit laga melawan Real Madrid berhasil mematahkan 5 kesempatan gol dari lawannya.
Seperti menahan tendangan spekulasi Toni Kroos dari luar kotak penalti pada menit 11.
Kemudian mematahkan kesempatan Karim Benzema di menit 26 dengan tepisannya yang indah.
Penyelamatan krusial Mendy terjadi pada penguhujung turun minum dengan mementahkan sundulan Benzema.
"Bahkan melawan Fulham, itu sama: dia solid dan begitu, sangat kuat, tangan yang kuat, kecerdasan dan dia menjaga clean sheet lagi." puji Thomas Tuchel dikutip dari laman BBC.
Profil dan Perjalan Karier
Pemain internasional Senegal itu telah menandatangani kontrak lima tahun di Stamford Bridge dan akan bersaing dengan Kepa Arrizabalaga dan Willy Caballero.
Lahir di Montivilliers, Prancis utara, Mendy memulai karirnya bersama AS Cherbourg di Championnat National, divisi ketiga sepakbola Prancis, dan tetap bersama klub Normandia itu hingga 2014.
Menyusul karir singkat di Marseille B tanpa pernah bermain sekalipun, Mendy mulai naik kasta sepakbola tertinggi pada 2016 ketika bergabung dengan Reims dan dengan cepat memantapkan dirinya sebagai pilihan pertama.
Penampilannya yang mengesankan dan konsisten untuk Les Rouges et Blancs membuatnya berhasil mengangkat trofi pertama dalam karirnya, ketika Reims merebut gelar Ligue 2 pada 2018 dan hanya kebobolan 24 gol musim itu, rekor terendah di liga.
Setelah tiga tahun di Reims, Mendy bergabung dengan Rennes jelang dimulainya musim 2019/20. Dalam musim pertamanya di Roazhon Park, penjaga gawang dengan tinggi 6 kaki 5 inci itu mencatat 13 clean sheet dan hanya kebobolan 31 gol dalam 33 pertandingan sebelum musim diakhiri sebelum waktunya karena pandemi virus corona.
Dia membantu Rennes lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya musim lalu, dengan klub Prancis itu finis ketiga di Ligue 1.
Mendy sudah berpengalaman dalam kompetisi klub Eropa, setelah tampil dalam empat pertandingan Liga Europa musim lalu.
Meski lahir di Prancis, Mendy memilih mewakili Senegal - negara kelahiran ibunya - di level internasional dan memiliki delapan caps untuk negara Afrika Barat itu.
Ayahnya adalah keturunan Bissau-Guinea dan Mendy benar-benar mewakili Guinea-Bissau dalam pertandingan persahabatan melawan Portugal pada 2016.
Dia menolak undangan untuk bermain bagi Guinea-Bissau di Piala Afrika 2017 dan kemudian melakukan debutnya untuk Senegal pada 2018.
Pemain berusia 28 tahun itu bukanlah penjaga gawang pertama yang pindah dari Rennes ke Chelsea. Sebelumnya ada Petr Cech yang sudah lebih dahulu pindah dari Prancis ke Chelsea pada tahun 2004.
(Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul; PROFIL Edouard Mendy, Kiper Debutan Chelsea Ukir Rekor Clean Sheet di Liga Champions
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/mendy-kiper.jpg)