Breaking News:

Kimia Farma Padang Pastikan Alat Tes Genose C-19 Bukan Bekas: Diperlihatkan saat Dibuka

"Setelah alat tes dibuka dan diperlihatkan ke pasien, barulah tes dilakukan pada pasien," kata Sandra, Senin (3/5/2021).

TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Kepala Layanan Kimia Farma Diagnonista Cabang Padang, Sandra Aplia Efendi saat jumpa pers, Senin (3/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Layanan Kimia Farma Diagnonista Cabang Padang, Sandra Aplia Efendi mengatakan, sejak awal pihaknya bekerja dengan menerapkan standar of operational atau SOP yang ditentukan.

Bahkan sebelum ditemukannya oknum Kimia Farma di Bandara Kualamu Sumut yang menggunakan alat rapid antigen bekas.

Sandra mengatakan, SOP kerja Kimia Farma dengan cara melihatkan alat rapid antigen sebelum rapid tes dimulai.

Baca juga: KETAHUI Syarat dan Prosedur Tes Genose C19 di BIM, Hindari Makan Jengkol, Petai, Durian hingga Ngopi

Menurutnya, petugas Kimia Farma Padang juga selalu menginfokan bahwa alat rapid antigen yang digunakan baru.

Selain itu, petugas juga melihatkan alat rapid antigen saat dibuka dari plastik atau kantongnya.

Hal serupa juga dilakukan pihaknya saat tes genose C-19 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

"Setelah alat tes dibuka dan diperlihatkan ke pasien, barulah tes dilakukan pada pasien," kata Sandra, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Mulai Hari Ini Bandara Internasional Minangkabau Terapkan Tes GeNose C19, Penumpang: Lebih Mudah

Dijelaskan Sandra, pengerjaan tes Genose C-19 dengan cara ditiup oleh pasien.

Kemudian dimasukan ke dalam alat tes genose C-19, lalu alat akan membaca hasilnya dan diverifikasi oleh dokter.

"Setelah itu, sampahnya kita buang ke kantong sampah medis," ujar Sandra.

Sementara itu, sampah Rapid Antigen ataupun tes PCR berupa lidi akan dipatahkan dan dimasukan ke kantong sampah medis.

Baca juga: Pantangan Sebelum Tes Covid-19 Pakai GeNose C19 di Bandara Internasional Minangkabau

"Hasilnya rapid antigennya juga akan diverifikasi juga oleh dokter, nanti barulah disampaikan ke pasien," ungkapnya.

Ia menambahkan, dokter dan pihak Kimia Farma Padang akan stand by di lokasi tes untuk mengawasi pelaksanannya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved