Breaking News:

Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 H, Jasa Penukaran Uang Mulai Menjamur di Kota Padang

Jasa penukaran uang mulai menjamur di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (2/5/2021). Kegiatan jasa penukaran uang memang selalu ramai jelan

TribunPadang.com/Rezi Azwar
Jasa Penukaran Uang Menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 H di Jalan Dipenogoro samping Museum Adityawarman, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar, Minggu (2/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jasa penukaran uang mulai menjamur di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (2/5/2021).

Kegiatan jasa penukaran uang memang selalu ramai jelang Hari Raya Idul Fitri di Kota Padang.

Walaupun baru memasuki hari ke-20 Ramadhan 1442 H , beberapa warga terlihat menjajakan lembaran uang kecil untuk ditukarkan.

Baca juga: Warga Ternyata Masih Bisa Tukar Uang Baru Pecahan Rp 75 Ribu, di Sumbar 1 KTP Bisa 100 Lembar 

Baca juga: Makam Menggelembung di Padang Pariaman Ramai Dikunjungi, Wali Korong: Jangan Menaruh Uang

Pantauan TribunPadang.com terlihat jasa penujatan uang di Jalan Dipenogoro samping Museum Adityawarman, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar.

Selain itu, juga terlihat di Jalan Sisingamangaraja, Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumbar.

Seorang jasa penukaran uang bernama Andi (38) di Jalan Dipenogoro menyebutkan penukaran uang kali ini sedikit sepi.

"Baru hari ini saya melakukan jasa penukaran uang, sebelumnya tidak ada," kata Andi (38).

Ia mengaku, hanya sedikit masyarakat yang menukarkan uangnya.

Baca juga: KISAH Lain Tentang Viral Kuburan Menggelembung, Ada Bunga Mawar dan Uang Kertas di Pusara

Baca juga: Kakek Japril Penjual Gulali di Padang Sedang Butuh Uang Rp 25 Juta, Buat Biaya Pendidikan Anak

"Hari ini masih sedikit, tidak seberapa. Hanya ada satu atau dua orang," katanya.

Selain itu, seorang perempuan yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku terpaksa melakukan jasa penukaran uang karena keadaan ekonomi.

"Sebelumnya saya bekerja menjahit pakaian, tapi karena Covid-19 tutup sementara," kata dia yang ditemui di jalan Dipenogoro.

Ia menyediakan penukaran uang Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, dan Rp 20 ribu.

"Tahun sebelumnya tidak ada menukarkan uang, karena Covid-19 sangat parah," katanya.

Ia menyebutkan, dari penukaran uang Rp 100 ribu, didapatkan uang jasa Rp 10 ribu. (*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved