Breaking News:

Larangan Mudik 2021

Penuhi Syarat Wajib Ini Jika Ingin Tetap Bepergian Keluar Kota, Meski Ada Larangan Mudik

Pemerintah telah menetapkan sejumlah syarat bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) demi menekan penambahan kasus positif Covid-19 jelang Hari Raya

Editor: Emil Mahmud
Intisari
Ilustrasi mudik 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan sejumlah syarat bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) demi menekan penambahan kasus positif Covid-19 jelang Hari Raya Idulfitri 2021.

Meski kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 masih belum berlaku, pemerintah telah mengeluarkan aturan pengetatan syarat perjalanan atau bepergian.

Peraturan itu dikeluarkan langsung oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan ditandatangani Kasatgas sekaligus Ketua BNPB Doni Monardo.

Dalam Addendum Satgas Covid-19 No.13 Tahun 2021, pengetatan syarat perjalanan berlaku mulai Kamis (22/4/2021) lalu hingga 5 Mei 2021. Ini merupakan aturan tambahan pada aturan pelarangan mudik sebelumnya yang ditetapkan pada 6-17 Mei 2021.

Oleh karena itu, bagi Anda yang tetap memutuskan mudik pada tanggal tersebut masih bisa bepergian asal memenuhi syarat perjalanan.

Baca juga: Semua Moda Transportasi Dilarang Masuk Sumbar 6-17 Mei 2021, Pemprov akan Buat Sekat di Pintu Masuk

Lalu, apa saja syarat-syarat yang harus dipenuhi jika ingin mudik sebelum larangan tersebut berlaku?

Bagi Anda yang ingin bepergian pada masa sebelum dan sesudah larangan mudik berlaku, syarat utama yang wajib dipenuhi adalah menggunakan bus atau kendaraan pribadi seperti mobil dan motor.

Berdasarkan addendum, perjalanan transportasi umum darat akan dilakukan tes acak atau rapid test antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah.

Hasil tes yang diperlukan adalah dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Aturan itu juga berlaku bagi Anda yang ingin pergi ke luar kota naik bus atau moda transportasi darat lainnya. Pelaku perjalanan transportasi umum darat wajib dilakukan rapid test antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah.

"Pelaku perjalanan transportasi darat pribadi, diimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau tes GeNose C19 di rest area sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan dan akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah," demikian bunyi SE No 13 tersebut.

Baca juga: Pintu Masuk Sumbar Tak akan Disekat Meski Mudik Dilarang, Gubernur Mahyeldi: Menggerus APBD

Baca juga: Personel TNI dan Polri Dikerahkan Antisipasi Massa ke Jakarta, Akses Masuk di Karawang Disekat

Tak hanya itu, pelaku perjalanan dalam negeri juga diimbau untuk melakukan pengisian electronic health alert card (e-HAC) Indonesia. Syarat ini berlaku pula pada seluruh moda transportasi darat umum maupun pribadi.

Dalam SE tersebut juga disebutkan, anak-anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

"Apabila hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 pelaku perjalanan negatif namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan," kata SE tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada Larangan Mudik, Anda Wajib Penuhi Syarat Ini Jika Ingin Tetap Bepergian Keluar Kota

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved