Breaking News:

Balap Liar, 200 Sepeda Motor Diamankan Polresta Padang Selama Ramadan 2021

Selama bulan suci Ramadan, Polresta Padang amankan sebanyak 200 kendaraan sepeda motor dan 10 mobil.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Sukur Hendri Saputra saat melihat kendaraan yang telah diamankan selama bulan Ramadan, Senin (26/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Selama bulan suci Ramadan, Polresta Padang amankan sebanyak 200 kendaraan sepeda motor dan 10 mobil.

Sepeda motor yang diamankan tersebut, rata-rata terkait dengan aksi balap liar di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

"Jadi sejak memasuki bulan suci Ramadan, kita sudah melakukan langkah-langkah terhadap adanya laporan aksi balap liar," kata Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Sukur Hendri Saputra, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Marc Marquez Pangling terhadap Aksi Ciamik Pedro Acosta, Profil Pembalap Debutan Moto3

Kata dia, laporan awalnya dari masyarakat adanya aksi balap di kawasan dekat Museum Adityawarman.

"Kita lakukan langkah-langkah dan berhasil kita amankan sekitar 30 umit kendaraan," kata Sukur.

Ia menjelaskan, setelah itu juga dilaksanakan lagi kegiatan yang sama dalam mengantisipasi kegiatan aksi balap liar.

Selain dilaksanakan oleh jajaran Polresta Padang, kegiatan juga dilaksanakan oleh Polsek sejajaran.

Baca juga: Cegah Balapan Liar, Satlantas Polres Pariaman Sasar Pelanggar Peraturan Lalu lintas

"Total keseluruhan pada bulan Ramadan ini, kita telah mengamankan 200 sepeda motor dan sekitar 10 mobil," sebutnya.

Ia memfokuskan kegiatan tersebut terhadap pengendara yang menggunakan knalpot bising dari roda dua maupun roda empat.

"Titik yang sering dijadikan aksi balap liar adalah kawasan Khatib Sulaiman."

"Lokasi tersebut ada terdapat masyarakat yang melakukan aksi balap liar dan yang berkumpul untuk menontonnya," katanya.

Baca juga: Balap Liar Marak Lagi di Padang, Ada 5 Titik Rawan Lokasi Balapan, Polisi Amankan 41 Sepeda Motor

Setelah itu, pihaknya melakukan penilangan terhadap kendaraan dan pengambilan sepeda motor sesuai SOP yang ada.

"Kita minta melengkapi kendaraannya seperti kaca spion, lampu-lampu, warna kendaraannya harus sesuai dengan STNK," ujarnya.

Namun, untuk kendaraan yang pajaknya mati diharapkan membayar pajaknya terlebih dahulu agar kendaraan dapat dikembalikan. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved