Breaking News:

Sandiaga Uno di Sumbar

Menparekraf Sandiaga Uno Minta Tata Ulang Potensi Pariwisata Ramah Muslim di Sumbar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno meminta Sumbar kembali menata ulang potensi pariwisata ramah muslim di

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Bukittinggi, Kamis (22/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno meminta Sumbar kembali menata ulang potensi pariwisata ramah muslim di Sumbar.

Sebab, ke depan pariwisata akan berbasis quality dan sustainability atau mengutamakan kualitas dan berkelanjutan.

"Pariwisata bukan lagi mementingkan jumlah atau kuantitas tetapi kualitas, kemudian juga menerapkan aspek CHSE," ujar Sandiaga Uno.

Baca juga: Pengusaha Songket Pandai Sikek Mengadu ke Sandiaga Uno, Wisatawan Jarang Tiket Mahal & Bagasi Bayar

Baca juga: Gerak Cepat Sandiaga Uno di Sumbar, Jam Gadang di Bukittinggi hingga Geopark Silokek Sijunjung

Baca juga: Cicip Rinuak Kuliner Khas Danau Maninjau, Menparekraf Sandiaga Uno Minta Agam Kembangkan Desa Wisata

CHSE yaitu penerapan protokol kesehatan berbasis cleanliness atau kebersihan, health atau kesehatan, safety atau keamanan dan environment atau ramah lingkungan.

Menurut Sandiaga Uno, hal itu yang diinginkan pariwisata di era baru.

Sandiaga menyarankan agar Sumbar menata ulang potensi pariwisata muslim friendly atau ramah muslim.

"Ini karena Sumbar memiliki pengalaman yang luar biasa. Saya ingin menggali dan memastikan potensi yang ada, sehingga bisa dikembangkan secara optimal," ujar Sandiaga.

Baca juga: Didatangi Menparekraf Sandiaga Uno, Apa Saja yang Ada di PDIKM Padang Panjang? Dekat Minang Fantasi

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dukung Pengemasan Wisata Minangkabau, Kembangkan PDIKM Jadi Lebih Menarik 

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Rasakan Sensasi Kenakan Pakaian Adat Minangkabau di PDIKM Padang Panjang

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyatakan, Sumbar sudah punya Perda untuk pariwisata ramah muslim.

Bahkan sebelumnya Sumbar juga sudah pernah mendapatkan penghargaan, baik kuliner, hotel, maupun restoran yang memenuhi syarat untuk itu.

Hanya saja, lanjutnya, tinggal memenuhi syarat kebersihan, kesehatan dan lainnya.

Baca juga: Temui Sandiaga Uno, Genius Umar Ulas Konsep Percepatan Pariwisata dan Pemulihan Ekonomi Pariaman

Baca juga: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Temui Sandiaga Uno di Jakarta Bahas Pelaksanaan TdS 2021 

"Saya kira dalam Perda sudah ada ketentuan untuk itu. Implementasi yang perlu disiapkan dan kemudian tahun ini kita siapkan turunan dari Perda tersebut.

"Kita Sumbar sesungguhnya yang paling siap untuk itu dan sesuai dengan kearifan lokal," tutur Mahyeldi. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved