Breaking News:

Reaksi Gubernur Mahyeldi saat Sumbar Alami Ledakan Kasus Covid-19, Mayoritas Orang Tanpa Gejala

Gubernur Sumbar Mahyeldi angkat bicara terkait wilayah yang dipimpinnya mengalami ledakan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 mencapai 430 orang pada Rab

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat ditemui, Rabu (21/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumbar Mahyeldi angkat bicara terkait wilayah yang dipimpinnya mengalami ledakan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 mencapai 430 orang pada Rabu (21/4/2021).

Dia mengatakan penambahan kasus konfirmasi positif tersebut mayoritas Orang Tanpa Gejala (OTG).

Menurutnya langkah yang diambil Pemprov ialah menegaskan kembali Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang selama ini sudah diberlakukan.

Baca juga: Kasus Baru Positif Covid-19 di Sumbar Tembus 430 Orang Hari Ini 21 April 2021, Positivity Rate 17,6%

Baca juga: Semen Padang Hospital Lakukan Persiapan Tanggapi Kasus Covid-19 yang Kembali Melonjak

Baca juga: Ditengah Keluarganya yang Positif Covid-19, Tiara Pangestika Umumkan Kehamilan Kedua

"Kita sudah punya Perda Nomor 6 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru. Sekarang ini bagaimana kita mengimplementasikan Perda itu di masing-masing kabupaten kota," kata Mahyeldi saat ditemui di VIP BIM, Rabu siang.

Dia menegaskan ketika Lima Puluh Kota masuk zona merah, dalam Perda AKB itu sudah ada ketentuannya.

"Jika zona merah, maka aktivitas dibatasi," tutur Mahyeldi.

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Sumbar Sisa 1.645 Orang, Sembuh 31.834, Meninggal 747, Ini Sebarannya

Baca juga: Pemko Padang Siap Kawal Pesantren Ramadan dari Covid-19

Baca juga: Positivity Rate Covid-19 Sumbar Naik Jadi 16 Persen, Ini Kata Wagub Audy Joinaldy

Saat ini menurutnya yang perlu ditekankan ialah kabupaten kota, sebab masing-masing kebijakan di kabupaten kota berbeda-beda.

"Jadi bupati wali kota lah yang akan mengimplementasikan secara teknis, secara aturan kita sudah," ucap Mahyeldi.

Selanjutnya, kata Mahyeldi, Pemprov akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten kota.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 6 April 2021 Pagi, 32.206 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 2 April 2021 Pagi, Sudah 31.862 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Setelah itu nanti akan didapatkan langkah-langkah untuk mengantisipasi dan menekan angka penyebaran Covid-19.

"Pengendalian yang harus kita tingkatkan sehingga tidak terjadi ledakan lagi," tutup Mahyeldi. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved