2 Ekor Kerbau Milik Warga Diterkam Harimau di Matur Agam, BKSDA Akan Patroli
Hewan ternak kerbau milik warga diterkam oleh binatang buas diduga harimau sumatra di di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hewan ternak kerbau milik warga diterkam oleh binatang buas diduga harimau sumatra di di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
Akibat serangan yang terjadi pada Kamis (15/4/2021) tersebut, satu kerbau milik warga mati dan satu lagi luka-luka.
Kepala Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Agam, Ade Putra, serangan ini diketahui pihaknya pada Jumat (16/4/2021) pukul 10.15 WIB melalui Wali Jorong Cubadak Lilin.
Baca juga: Diduga Harimau Penerkam Kerbau di Agam, Petugas BKSDA Usir Pakai Bunyi-bunyian saat Malam Hari
"Wali jorong melaporkan bahwa ada 2 ternak kerbau milik warga dalam keadaan mati dan terluka," ujar Ade.
Pada laporan tersebut, Wali Jorong Cubadak Lilin menduga serangan tersebut dilakukan oleh satwa liar.
"Pada pukul 16.00 WIB tim Resor Agam sampai ke lokasi dan melakukan identifikasi sekaligus wawancara dengan Wali Jorong dan pemilik ternak," tambahnya.
Selanjutnya dari identifikasi tersebut diketahui bahwa kerbau ini milik warga bernama Dt Bagindo (60) warga Jorong Sari Bulan.
Baca juga: 3 Kerbau Milik Warga Matur Agam, Diduga Diterkam Harimau Sumatera: 1 Mati dan 2 Luka-luka
"Kerbaunya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan bekas luka cakar dan gigitan pada tubuh bagian belakang," terang Ade.
Kerbau yang sudah mati tersebut pada Jumat sudah dikuburkan bersama-sama masyarakat setempat.
Kerbau yang menjadi sasaran selanjutnya adalah milik Rajo Bentan (55) warga Jorong Cubadak Lilin.
"Kerbau tersebut ditemukan dalam kondisi terluka pada kaki bagian belakang," imbunya.
Baca juga: Harimau Sumatera Ciuniang Nurantih Dilepasliarkan ke Kawasan TNKS, Diangkut Pakai Helikopter
Kerbau milik Rajo Bentan sudah dibawa ke rumahnya untuk diamankan.
Hasil dari identifikasi lapangan yang dilakukan Tim Resor Agam, ditemukan jejak kaki satwa liar jenis harimau sumatera dengan ukuran tapak kaki 11 cm.
Untuk sekarang, Ade Putra mengaku pihaknya akan melakukan tindak lanjut akibat kejadian ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/jejak-kaki-harimau-sumatera-ditemukan-di-kecamatan-matur.jpg)