Berita Padang Hari Ini
Lubang di Jalan By Pass Kota Padang Mengundang Risiko, Bikin Ban Mobil Pecah dan Velg Patah
Bekas galian perbaikan jalan membuat ban dan velg atau pelek mobil patah hingga rusak saat melintas di ruas Jalan By Pass, Kota Padang, Provinsi Sumat
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Bekas galian perbaikan jalan membuat ban dan velg atau pelek mobil patah hingga rusak saat melintas di ruas Jalan By Pass, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Adapun peristiwa pecah ban mobil serta kerusakan velg tersebut terjadi pada Minggu (28/3/2021) malam.
Lubang perbaikan jalan tersebut berada tepat di depan Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Kota Padang, Sumbar.
Selain kurangnya penerangan, lubang di jalan tersebut juga tidak terdapat adanya tanda pemberitahuan jalan sedang diperbaiki.
Pantauan TribunPadang.com terlihat jalan basah akibat sudah hujan dan terdapat banyak kendaraan menepi.
Akibat masuk lubang perbaikan jalan tersebut, lantas sejumlah kendaraan pun menepi akibat mengalami pecah ban dan velg rusak.
Pengemudi mobil yang mengendarai kendaraannya kemudian menepi, guna mengganti ban dan velg mobil yang rusak.
Baca juga: VIRAL Mobil Alami Bocor Ban di Jalan By Pass Km 13 Kota Padang, Gegara Galian Aspal Terbengkalai
Baca juga: POPULER PADANG - Pecah Ban, Mobil Warna Merah Terbalik| Dugaan Kumpul Kebo 11 Muda-mudi
"Kendaraan saya masuk lubang, akibatnya ban depan sebelah kanan saya pecah," kata Junaidi, salah satu pengendara yang pecah ban, Senin (29/3/2021) dini hari.
Junaidi mengatakan, tidak ada tanda-tanda pemberitahuan adanya pengerjaan perbaikan jalan.
"Lubangnya dalam, ada sekitar 30 cm. Ada banyak kendaraan yang terkena, yaitu sekitar 15 unit," ujar Junaidi.
Junaidi menyebutkan, semula dirinya dari Indarung menuju Lubuk Minturun untuk pulang ke rumahnya.
Junaidi mengatakan, kalau dirinya baik-baik saja dan hanya kendaraannya yang rusak.
"Tapi saya tidak membawa ban serep, dan akhirnya meminta tolong teman untuk membantu datang ke sini (lokasi ban mobil pecah-red)," kata Junaidi.
Baca juga: VIRAL Mobil Alami Bocor Ban di Jalan By Pass Km 13 Kota Padang, Gegara Galian Aspal Terbengkalai
Lubang Jalan Bekas Galian
Dilansir TribunPadang.com, ruas Jalan Kilometer (KM) 13 By Pass Kota Padang, Sumatera Barat terdapat lebih dari tiga titik jalan bekas galian aspal hingga pantauan Minggu (28/3/2021).
Sebelumnya, sempat viral di media sosial lima mobil mengalami ban bocor dan satu motor jatuh di ruas Jalan By Pass Kota Padang dekat Rumah Sakit Gigi dan Mulut Baiturahmah Padang.
Pengamatan TribunPadang.com Minggu (28/3/2021) ada beberapa lubang lainnya sebelum tempat kejadian di KM 13.
Sesaat TribunPadang.com tiba di lokasi, tampak kondisi jalan berlubang terletak persis -- setelah simpang empat Sungai Sapih -- dari arah By Pass Ketaping.
Terlihat di lokasi, ada dua titik jalan berlubang sedalam 10 cm dan panjang masing-masing lubang 1-1.5 meter.
Bizi (45) warga yang tinggal didekat jalan itu mengatakan hingga saat ini memang belum ada kecelakaan terjadi akibat jalan bekas galian tersebut.
“Jalan itu digali sekitar dua hari lalu, bahkan pada Sabtu(27/3/2021) kemarin masih ada rambu-rambu tanda jalan berlubang. Akan tetapi tadi pagi hari ini (Minggu 28/3/2021) sudah tidak ada,” ujar pria yang berjual tanaman itu.
Setelah menyusuri ruas jalan tersebut, tepatnya di KM 13 -- berseberang Rumah Sakit Gigi dan Mulut Baiturahmah Padang -- TribunPadang.com kembali menemukan jalan berlubang sepanjang dua meter dengan kedalaman 10-20 cm.
Baca juga: Lapor SPT Tahunan Secara Online, Ketahui Cara Dapat EFIN dan 31 Maret 2021 Hari Terakhir
Baca juga: TIPS Hindari HP Agar Tidak Lemot, Ini Cara Menghemat Memori Penyimpanan WhatsApp
Viral Ban Mobil Bocor
Jalan ini merupakan lokasi berita 5 kendaraan roda empat, ban mengalami bocor yang viral di media sosial.
Pantauan TribunPadang.com Minggu (28/3/2021), Jalan tersebut memiliki dua rambu-rambu jalan berlubang yang sudah hancur seperti terlindas kendaraan dan satu lagi masih terlihat baru diletakkan.
Menurut kesaksian Enek (52), kemarin menjelang maghrib ada pengendara motor jatuh setelah menabrak jalan berlubang.
“Saya hanya melihat sebentar bersama warga dan pengguna jalan lain, setelah itu saya kembali lagi,” katanya.
Posisi jalan berlubang susah terjangkau mata dari kediamannya karena agak menurun dari badan jalan.
Ia menambahkan bahwa jalan di tempat penggalian juga minim penerangan, karena lampu jalan di sana padam, serta ukuran penanda rambunya relatif kecil.
Ia menuturkan kejadian serupa juga pernah terjadi persis di depan galian sekarang, galian sebelum itu berada di seberang rumahnya.
Menurutnya galian itu dilakukan pada 2020, selama galian itu ada, sebanyak enam kendaraan jatuh atau oleng setelah menabrak galian.
“Kalau tahun lalu saya lihat persis setiap kejadian, karena persis di seberang rumah saya,” tambahnya.
Ia merasa kasihan pada penggguna jalan terlebih ketika pukul 18.00-22.00 WIB itu pengendara banyak menyosor lubang tersebut.
“Kira-kira habis magrib itu jalan sudah gelap dan kendaraan ramai di jalan By Pass, kalau sudah seperti itu pasti banyak korban,” ujarnya.
Ia menambahkan apalagi ketika hujan, bekas galian aspal tertutup air, hal itu membuat pengendara susah membedakan bekas galian.
“Kalau hujan pada malam hari saran saya lebih baik berhati-hati,” nasihatnya.
Ia beharap jalan yang sudah digali lekas cepat diaspal agar tidak sampai ada yang menjadi korban.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/bypass-oto4.jpg)