Breaking News:

Penanganan Covid

Hasil Penelitian Laboratorium FK Unand terkait Varian Baru Covid-19, Ada Mutasi Virus Corona D614G

Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) hampir menyelesaikan penelitia

TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA
Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) Andani Eka Putra. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) hampir menyelesaikan penelitian perkembangan varian baru Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Laboratorium Andani Eka Putra menyatakan pihaknya telah memeriksa 43 dari 120 sampel virus SARS-CoV-2.

"Kami tunggu hasil finalnya, yang jelas tidak ada varian Inggris B117," kata Andani, Senin (29/3/2021).

Dari sampel yang diperiksa, Andani mengungkapkan 80 hingga 83 persen adalah varian D614G.

Menurutnya, mutasi virus corona SARS-CoV-2, D614G membuat virus lebih mudah menular dengan cepat.

Baca juga: Jurnalis dan Pekerja Media di Padang Mulai Jalani Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Baca juga: Keberagaman Karakteristik Individu di Lingkungan Tempat Tinggal dan Manfaatnya

Dikatakan Andani, masih ada sekitar 77 sampel yang akan diselesaikan dari 120 sampel yang akan diperiksa.

Andani menyebut, sudah mengetahui adanya mutasi D614G sejak Juni 2020 lalu.

"Itu sekitar bulan Juni 2020 dulu berkembang di Sumbar. Jadi peningkatan kasus jelas karena ada varian baru itu."

"Varian itu sudah ada di Indonesia, sudah ada sejak Juni, ditemukan di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Yogyakarta," ungkap Andani.

Meski sudah berkembang di Sumbar, menurut Andani varian baru ini sudah hampir selesai. 

Namun akan muncul lagi varian baru lainnya. Oleh karena itu perlu persiapan, masyarakat diminta untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Kejarkan vaksinasi secepatnya, kemudian harus alokasikan upaya untuk memantau varian baru yang akan muncul," tutur Andani. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved