Breaking News:

Jurnalis dan Pekerja Media di Padang Mulai Jalani Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Jurnalis dan sejumlah pekerja media di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menjalani vaksinasi kedua, Rabu (24/3/2021).

tribunPadang.com/RimaKurniati
Jurnalis dan pekerja media di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ikut vaksinasi, pada Rabu (24/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Jurnalis dan sejumlah pekerja media di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menjalani vaksinasi kedua, Rabu (24/3/2021).

Vaksin dosis kedua untuk jurnalis ini digelar di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jalan Ahmad Yani, Kota Padang.

Ketua IJTI Sumbar John Nedy Kambang mengatakan vaksin jurnalis dan pekerja media ini tidak hanya bagi yang sudah divaksin tahap pertama.

Baca juga: Plt Wali Kota Padang Hendri Septa Sebut Sudah 30 Ribu Orang di Padang Mendapatkan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Kasus Covid-19 di Padang Mencapai 15.259 Orang, 14.656 Sembuh dan 297 Meninggal

Namun juga diperuntukan bagi jurnalis yang belum sempat disuntik pada vaksin tahap pertama.

"Jadi vaksin kali ini kita gabungkan antara kawan jurnalis yang sudah disuntik tahap pertama dengan yang belum sama sekali," kata John Nedy Kambang.

Menurutnya, sudah 180 orang jurnalis yang mendaftar untuk ikut vaksin dan diperkirakan akan semakin bertambah.

Jurnalis yang baru ikut vaksin pertama kali, akan mendapatkan suntikan atau dosis kedua setelah 28 hari.

Sesuai dengan kebijakan Kemenkes RI, rentang vaksin pertama dengan vaksin kedua tidak lagi 14 hari, namun sudah menjadi 28 hari.

Dikatakannya, vaksin selanjutnya akan dilakukan di pukesmas Ulak Karang dan Pukesmas Padang Pasir, diperkirakan pada bulan Ramadhan.

"Sesuai imbauan MUI, vaksin di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa, jadi tetap bisa divaksin bagi yang hari ini masih vaksin tahap pertama," ungkapnya.

Dijelaskannya, vaksinasi jurnalis ini juga bagian dari sosialiasasi kepada masyarakat bahwa vaksin sinovac aman dan sudah ada sertifikat halal dari MUI.

"Untuk meningkatkan kampanye vaksinasi, kita juga gelar ajang "kompetisi" untuk upload aktivitas vaksinasi di sosial media, hadiahnya menarik," sambungnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved