Breaking News:

Kekeringan di Padang

Sejumlah Wilayah di Padang Kekeringan, BPBD Sebut Sudah Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih pada Warga

Sejumlah Wilayah di Padang Kekeringan, BPBD Sebut Sudah Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih pada Warga

Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
istimewa
BPBD Padang mendistribusikan air bersih baru-baru ini. Sejumlah wilayah di Padang kekeringan, BPBD sebut sudah salurkan 80 ribu liter air bersih pada warga. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Padang sudah mendistribusikan 80 ribu liter air untuk warga terdampak kekeringan di Kota Padang.

Hal ini dikatakan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius Selasa (23/2/2021).

"Sampai data kemarin, kita sudah menyalurkan 80 ribu liter air bersih untuk warga terdampak," kata Barlius.

Menurutnya, distribusi air ini sudah dilakukan sejak Selasa (16/2/2021)  dengan menggunakan mobil tangki.

Baca juga: Kekeringan di Padang Kian Meluas, Melanda 7 Kelurahan, 250 KK Terdampak

Baca juga: Kekeringan Melanda 8 Kelurahan di Padang, Kadis Pertanian Sarankan Petani Tanam Palawija

Balius mengatakan BPBD Padang sudah mendistribusikan air ke Kelurahan Batang Harau, Seberang Palinggam, Kelurahan Rawang.

"Hari pertama 20 ribu liter di Batang Harau dan Seberang Palinggam, lalu 10 ribu, sampai kemarin totalnya 80 ribu liter, sudah diberikan untuk 700 KK," kata Barlius.

Barlius mengatakan selagi masyarakat butuh, BPBD  Padang akan mengupayakan pendistribusian air setiap harinya.

"Kita berikan setiap hari, kita drop air melalui tim BPBD Padang, nanti ketika tangki air kita datang, warga yang memerlukan akan datang mengambil," kata Barlius.

Selain dari BPBD Padang, Perumda Air Minum Padang, ACT dan Rumah Zakat Sumbar juga ikut mendistribusikan air untuk warga terdampak.

"Sumber air kita masih memadai, airnya dari sumber air PDAM Gunung Pangilun yang diangkut dengan mobil tangki, kita dibantu juga dengan ACT dan Rumah Zakat," tambahnya.

Barlius mengimbau masyarakat untuk waspada dengan perubahan cuaca, diperkirakan awal Maret nanti Padang mulai musim hujan yang bisa mengakibatkan bencana, seperti tanah longsor, dan banjir. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved