Breaking News:

Guru di Padang Kembali Jalani Tes Swab, tapi Cuma 10 Persen di Setiap Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi mengatakan, guru di setiap sekolah di Padang kembali jalani swab tenggorokan.

istimewa
Guru di Padang saat menjalani tes swab. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi mengatakan, guru di setiap sekolah di Padang kembali jalani swab tenggorokan.

"Seluruh sekolah di Padang, sepuluh persen guru kita diswab lagi untuk monitor ada atau tidaknya kasus positif covid-19," kata Habibul Fuadi, Jumat (19/2/2021).

Ia menambahkan, swab tenggorokan hanya untuk sepuluh persen guru di setiap sekolah, untuk memastikan tidak ada guru yang tertular covid-19.

Baca juga: DPMPTSP Padang Gunakan SIMBG, Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan Cukup di Rumah

"Kita sudah perintah sekolah, mereka yang menentukan swab untuk guru, bukan siswa, karena guru yang berinterkasi dengan orang banyak," kata Habibul Fuadi.

Dikatakannya, swab tenggorokan untuk guru sudah diperintahkan sejak dua pekan yang lalu di pukesmas terdekat, namun hasilnya belum keluar.

"Kita targetnya setiap dua bulan, guru diswab, namun tergantung dengan kondisi juga," tambahnya.

Baca juga: Seorang Perampok Guru MAN 1 Padang Pariaman Ternyata Perempuan, Ngaku Terima Rp 4 Juta

Habibul Fuadi mengatakan, jika ditemukan ada kasus positif, maka dilakukan tracking dan dites swab.

Soal dua orang guru yang positif covid-19 di SMP 10 Padang, Habibul mengatakan, saat ini pembelajaran tatap muka di SMP 10 Padang masih ditiadakan.

"Kita masih nunggu laporan berapa orang di SMP 10 Padang yang positif covid-19, sementara tatap muka di sana ditiadakan," ungkapnya.

Baca juga: 2 Guru SMP di Padang Positif Corona, Pengamat: Penerapan Protokol Kesehatan Perlu Dievaluasi

Habibul Fuadi memasti pembelajaran tatap muka di sekolah lain tetap berjalan, dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Sekolah lain sesuai aturan tetap belajar tatap muka, di aturannya jika ditemukan kasus positif baru diberhentikan sementara," tambahnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved