KPK Tetapkan Mensos Tersangka

Staf Ahli Mensos RI, Restu Hapsari Dicecar KPK, Terkait Proses Pengadaan Bansos Covid-19

Staf Ahli Menteri Kementerian Sosial RI, Restu Hapsari menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/1/2021).

Editor: Emil Mahmud
TRIBUNNEWS.COM/CHAERUL UMAM
Staf Ahli Mensos Kemensos RI, Restu Hapsari 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Staf Ahli Menteri Kementerian Sosial RI, Restu Hapsari menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/1/2021).

Pihak penyidik KPK menyelesaikan pemeriksaan terhadap Restu Hapsari sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemensos RI.

Restu Hapsari diperiksa untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos Adi Wahyono.

Restu Hapsari mengaku dirinya dicecar penyidik terkait proses pengadaan bansos di Kemensos.

"Apakah saya terkait dengan pengadaan atau yang lain-lain, banyak pertanyaan sudah saya jawab nanti kalau detailnya silakan ke penyidik KPK," ucap Restu Hapsari di teras Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Cara Lain Mempertahankan NKRI yang Dapat Kamu Lakukan Selain yang Ada dalam Bacaan

Baca juga: Soal Asesmen Nasional, Kemendikbud: Sekolah yang Tidak Punya Komputer Bisa Kerjakan di Tempat Lain

Kepada awak media, Restu juga mengakui dicecar penyidik mengenai tugas dan fungsi kerjanya sebagai staf ahli.

"Ditanya tentang saya saja selama ini seperti apa di Kemensosnya. Jadi, lebih banyak ke umum saja, tentang apa-apa saja yang terkait dengan saya," tuturnya.

Kendati demikian, terkait kasus suap bansos Covid-19 yang kini sedang ditangani KPK, Restu mengklaim tak tahu-menahu.

Lantaran, sambungnya, dia berbeda direktorat dengan yang mengurus bansos Covid-19.

"Saya di direktorat pemberdayaan sosial, jadi tidak terkait secara langsung, karena saya tim menteri saja," kata Restu

Restu pun mengaku kooperatif menjawab semua pertaanyaan dari penyidik KPK.

"Ya, saya jawab. Mudah-mudahan nanti bisa memperlancar kerja-kerja pemeriksaan seterusnya," ujar Restu.

Baca juga: Ketua KPK Sebut Mensos Juliari P Batubara Bisa Terancam Hukuman Mati, Tersandung Bansos Covid-19

Baca juga: BREAKING NEWS - KPK Tetapkan Mensos Juliari Batubara Jadi Tersangka, Terkait Bansos Covid-19

KPK menetapkan eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara bersama Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos serta dua pihak swasta bernama Ardian Iskandar Maddanatja dan Harry Van Sidabukke sebagai tersangka kasus dugaan suap bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Juliari dan dua anak buahnya diduga menerima suap senilai sekira Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved