Penanganan Covid

Update Corona Dunia Rabu 23 Desember 2020: AS dan India Terbanyak Infeksi Covid-19, Total 78.366.708

Update per Rabu (23/12/2020) pukul 13.50 WIB. hari ini, infeksi virus corona di seluruh dunia tercatat sebanyak 78.366.708 kasus.

Editor: Emil Mahmud
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi: Virus corona atau Covid-19 

TRIBUNPADANG.COM -  Update per Rabu (23/12/2020) pukul 13.50 WIB. hari ini, infeksi virus corona di seluruh dunia tercatat sebanyak 78.366.708 kasus.

Berikut data korban virus corona atau Covid-19 yang tersebar di seluruh dunia tersebut

Sementara itu, kematian yang dicatat di seluruh dunia sudah 1.724.050 jiwa.

Pasien Covid-19 di seluruh dunia yang dilaporkan sembuh telah mencapai 55.128.966 orang.

Mengutip worldometers.info, Amerika Serikat mencatat infeksi di seluruh negara bagian mencapai 18.684.628.

Pasien sembuh di Amerika Serikat mencapai lebih dari 10.945.097 orang, sedangkan pasien meninggal karena Covid-19 yakni 330.824.

Di kawasan Asia Selatan, India mencatat 10.099.308 kasus infeksi corona.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar, Sudah 20.582 Pasien Covid-19 Sembuh, 337 Masih Dirawat & 1.047 Isolasi Mandiri

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 15 Desember 2020: Tambah 39 Kasus Positif, 151 Sembuh, 4 Meninggal Dunia

Total kematian yang dicatat India mencapai 146.476 jiwa dengan angka pasien sembuh mencapai 9.663.382 orang.

Brasil yang berada di peringkat ketiga secara global melaporkan 7.320.020 juta.

Pemerintahan Vladimir Putin, Rusia, mengonfirmasi 2.906.503 orang terpapar Covid-19.

Prancis yang ada di peringkat kelima dunia melaporkan 2.490.946 infeksi virus corona.

Inggris melaporkan 2.110.314 kasus positif Covid-19.

Turki hari ini melaporkan total kasus positif mencapai 2.062.960.

Setidaknya ada 210 negara atau kawasan yang terinfeksi virus corona, ditambah dua kasus dari kapal pesiar, yakni Diamond Princess dan MS Zaandam. 

Baca juga: Lemhannas: Pemerintah Perlu Mengingatkan Masyarakat Patuhi 3M dan Jalankan Vaksinasi Nasional

Baca juga: WHO: Peluncuran Terbatas Vaksin Pfizer-BioNTech pada Akhir Januari 2021

Baca juga: Jadi Orang Pertama yang Divaksin, Joe Biden: Tidak Ada yang Perlu Dikhawatirkan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved