Breaking News:

Webinar

Pendikar Universitas Bung Hatta: Belajar dari Negeri Sakura, Satu Nara-sumber dari Pariaman

Kegiatan Pendikar (Pendidikan Karakter) mahasiswa Universitas Bung Hatta Seri ke 10 pada Jumat (11/12/2020) kemarin

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.UNIVERSITAS BUNG HATTA
Ilustrasi: Universitas Bung Hatta kembali menyelenggarakan kegiatan Pendidikan karakter atau Pendikar secara virtual bagi segenap mahasiswa perguruan tinggi swasta yang kali ini menghadirkan Pendiri ACIKITA atau lembaga pendidikan tingkat TK, SD, SMP dan SMA bagi anak-anak orang Indonesia yang berdomiisili di Jepang, Jumat (11/12/2020). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kegiatan Pendikar (Pendidikan Karakter) mahasiswa Universitas Bung Hatta Seri ke 10 pada Jumat (11/12/2020) kemarin menghadirkan Dr Eng. Jumiati Agus M.Si mengangkat tema ‘Belajar dari Negeri Sakura’”.

Rilis yang diterima TribunPadang.com pada Sabtu (12/12/2020), menyebutkan Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA selaku Rektor Universitas Bung Hatta yang diwakili oleh Wakil Rektor 3, Dr. Ir. Hidayat, MT, IPM mengungkapkan bahwa, topik ini sengaja diangkat agar dalam rangka pembentukan karakter mahasiswa.

Utamanya, melalui pemahaman budaya masyarakat Jepang yang terkenal dengan disiplin, jujur, kreatif, pekerja keras dan lain sebagainya.

Demikian juga, lanjutnya untuk merangsang mahasiswa agar memiliki ketertarikan mengikuti program student exchange ke Perguruan Tinggi di Jepang sebagai perwujudan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Nara sumber Dr. Eng. Jumiati Agus M.Si sebagai peneliti Bio Polimer di Tokyo Institute of Technology dan juga salah seorang pendiri lembaga pendidikan tingkat TK, SD, SMP dan SMA bagi anak-anak orang Indonesia yang berdomiisili di Jepang dengan nama ACIKITA (Aku Cinta Indonesia Kita). 

Jumiati yang merupakan warga berasal dari Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mengungkapkan, orang Jepang memiliki karakter jujur, disiplin, kreatif, bermoral, pekerja keras. Termasuk juga membantu persiapaan bagi orang-orang Indonesia yang akan melanjutkan studi ke Jepang.

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Dihadirkan Universitas Bung Hatta, Webinar Pendikar: 92 Tahun Sumpah Pemuda

Baca juga: LLDikti Wilayah X Percayakan kepada Universitas Bung Hatta, Gelar Entrepreneurship Award 2021

Pendidikan anak-anak di Jepang mengutamakan penanaman moral, akhlak dan sikap semenjak usia dini.

Bahkan moral adalah hal yang perioritas di Jepang dibandingkan yang lainnya. Reward diberikan kepada anak yang bisa melakukan bersih-bersih, makannya habis, mengucapkan salam, berterima kasih, dan sebagainya.

Beliau berharap, keunggulan sistem pendidikan di Jepang dapat menjadi referensi bagi sistem Pendidikan di Indonesia ke arah yang lebih baik lagi dalam rangka untuk memajukan bangsa Indonesia.

Pembicara berikutnya Dr. Elfiondri yang juga Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Bung Hatta mengungkapkan bahwa kesuksesan seseorang tidak semata ditentukan oleh kemampuan/nilai akademis.

Sejauh ini, lanjutnya softskill berupa kejujuran, disiplin, kerja keras, komunikasi yang lebih dominan.

Sesi akhir kegiatan, Zulfadli, S.Kom. M.Sc selaku moderator mengingatkan agar mahasiswa Universitas Bung Hatta dapat mengambil pelajaran dari negeri Sakura (Jepang) tersebut.(*/rel)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved