Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

Gerindra Tepis Jagoan Pilkada di Sumbar Kalah Hitungan Cepat, Karena Elektabilitas Prabowo Memudar

Partai Gerindra menepis pandangan yang menilai kekalahan pasangan calon (Paslon) kepala daerah yang diusung Gerindra di Sumatera Barat (Sumbar) dan Ta

Editor: Emil Mahmud
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Pilkada Sumbar 2020 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Partai Gerindra menepis pandangan yang menilai kekalahan pasangan calon (Paslon) kepala daerah yang diusung Gerindra di Sumatera Barat (Sumbar) dan Tangerang Selata (Tangsel), terkait telah pudarnya elektabilitas Prabowo Subianto. 

Hingga saat ini jagoan Partai Gerindra di Sumbar dan Tangsel, mengalami kekalahan berdasarkan hitungan cepat dari berbagai lembaga. 

Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra, Kawendra Lukistian mengatakan, terkait Pilkada Sumbar dan Tangsel, partai masih menunggu hasil hitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang saat ini masih berproses. 

"Kami tunggu sampai real count selesai," ucap Kawendra saat dihubungi, Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Kawendra menegaskan bahwa antara hasil pilkada dan elektabilitas pemimpin Partai Gerindra itu tak ada hubungannya. 

"Tidak related (terkait) sebetulnya sama elektabilitas Pak Prabowo," ujar Kawendra. 

Menurutnya, pandangan dari berbagai pihak memang sebuah hal wajar, tetapi berdasarkan data yang ada, masyarakat Sumbar sangat mencintai Prabowo. 

"Buktinya kan Pilpres kemarin menang luar biasa di sana, dan di sana elektabilitas Gerindra secara keseluruhan di Sumatera Barat sudah hampir 30 persen saat ini," ucap Kawendra. 

"Jadi tidak ada hubungannya (dengan elektabilitas Prabowo). Kan banyak buktinya, beberapa daerah saat Pilpres kita menang, sementara isunya kalah," sambung Kawendra. 

Berdasarkan hitung cepat versi Indikator, Gerindra yang mengusung Muhamad - Rahayu Saraswati hanya mampu mendulang suara 34,42 persen, di bawah pasangan calon Benyamin - Pilar sebesar 41,86 persen. 

Sedangkan, jagoan Gerindra di Sumatera Barat, berdasarkan hitung cepat Poltracking, pasangan Nasrul Abit - Indra Catri meraih 30,84 persen, atau kalah dibanding Mahyeldi Ansharullah - Audy Joinaldy. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gerindra Bantah Kekalahan Pilkada di Sumbar dan Tangsel karena Pudarnya Elektabilitas Prabowo

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved