Pilkada Sumbar 2020

Distribusi Logistik Pilkada di Sumbar, Prioritaskan Daerah Padang dan Kepulauan Mentawai

Proses distribusi logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 13 kab

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Faceboook/Yanuk Sri Mulyani
Ketua KPU Sumbar, Yanuk Sri Mulyani. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Proses distribusi logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 13 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada di Sumatera Barat (Sumbar).

Ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani mengatakan, distribusi logistik pilkada seperti kotak suara, surat suara, tinta, kabel ties, alat mencoblos dan lainnya, diprioritaskan ke daerah-daerah Padang dan Kepulauan Mentawai.

"Ada beberapa logistik yang sudah tersedia dan posisinya sudah berada di kabupaten kota. Kemudian ada beberapa logistik yang sedang dalam proses," jelas Yanuk Sri Mulyani.

Ia melanjutkan, kalau untuk surat suara pemilihan bupati wali kota, itu sudah berada di masing-masing kabupaten kota.

Untuk surat suara pemilihan gubernur juga sudah tersedia.

"Untuk prioritas kita kirim ke Mentawai dan Kota Padang. Mentawai karena pertimbangan geografis dan Padang memang banyak pemilih dan juga TPS-nya," jelas Yanuk Sri Mulyani.

Ia mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan melibatkan TNI/Polri dalam mendistribusikan logistik Pilkada ke kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada.

Yanuk Sri Mulyani menambahkan, logistik yang masih belum yakni sampul, estimasinya 30 November 2020 sudah datang. 

Sedangkan, persiapan logistik yang lain sudah standby di masing-masing kabupaten kota, tinggal kabupaten kota menindaklanjuti seperti melakukan sortir dan lipat.

Baca juga: Polda Sumbar Kerahkan 2/3 Kekuatan, Dirintelkam: Pengamanan Sesuai Karakteristik Daerah

Baca juga: KPU Sumbar Sosialisasi Pilkada 2020, Ajak Komunitas Literasi dan Seni di Lima Puluh Kota

"Untuk kotak suara semuanya sudah berada di kabupaten kota, kalau bilik surara memakai bilik suara pada Pemilu sebelumnya," ungkap Yanuk Sri Mulyani.

Yanuk Sri Mulyani juga menegaskan, Pilkada 9 Desember dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Yang mana, setiap petugas penyelenggara pilkada maupun masyarakat yang menggunakan hak suara, diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak, tidak kerumunan dan mencuci tangan di wadah yang disediakan.

"Untuk sarung tangan dan masker sudah tersedia tapi untuk thermal gun, ada yang sudah datang, ada yang belum. Kita pastikan untuk 9 Desember karena memang harus ada thermal gun, itu tetap diprioritaskan," tambah Yanuk Sri Mulyani.

Yanuk Sri Mulyani mengatakan, pihaknya menargetkan penyelesaian pendistribusian logistik tergantung masing-masing kabupaten kota.

Hal tersebut sesuai jumlah pemilih di masing-masing kabupaten kota. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved