Breaking News:

Lebar Jalan ke Bukit Nobita Padang Akan Dibangun 7 Meter, Disparbud: Sepeda Motor Bisa Sampai Atas

Lebar Jalan ke Bukit Nobita Padang Akan Dibangun 7 Meter, Disparbud Sepeda Motor Bisa Sampai Atas

Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Puncak Bukit Gado-gado yang ramai dikunjungi warga masyarakat Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (27/8/2020) petang, yang sebagian ingin menyaksikan sunset atau matahari tenggelam. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Pemko Padang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Padang akan mengembangkan lima objek wisata baru.

Kepala Disparbud Padang Arfian mengatakan pengembangan objek wisata ini dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata disetiap lokasi wisata.

Lima objek wisata ini di antaranya ekowisata yang berada di Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, dan objek wisata perbukitan.

Baca juga: Antisipasi Kerumunan saat Libur, Polresta Padang Turunkan 500 Personel, Siaga di Objek Wisata

Baca juga: Pantai Air Manis Padang Masih Sepi Jelang Libur Panjang, Lonjakan Diperkirakan Akhir Pekan

"Objek wisata perbukitan, Bukit Karan, Bukit Nobita dan Bukit Mato Aia dan Gado-gado," kata Arfian, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, Pemko Padang juga akan memberikan pendampingan serta membina Kelompok Sadar Wisata, seperti untuk mempromosikan objek wisata.

"Sudah dibentuk Kelompok Sadar Wisata yang akan ikut memajukan objek di masing-masing lokasi, untuk menarik orang lebih banyak ke Padang," ujarnya.

Arfian menambahkan, pengembangan ini juga berupa infrastuktur dan perbaikan akses ke lokasi objek wisata perbukitan Bukit Nobita, termasuk objek wisata lainnya.

"Bukit Nobita prioritas pertamanya, pembangunan jalan menuju ke atas bukit ini. Alhamdulillah beberapa pemilik lahan bersedia memberikan tanahnya untuk dijadikan jalan menuju ke atas bukit," sebut Arfian.

Menurutnya, Jika rencana ini berjalan lancar, akan dibangun jalan dengan lebar 7 meter agar sepeda motor ataupun mobil bisa naik sampai ke atas bukit ini.

Arfian menambahkan pengembangan objek wisata ini juga melibatkan pihak ketiga, seperti pembukaan jalan ke Bukit Karan.

Menurutnya, saat ini Padang juga mempunyai objek wisata adaptif covid-19, yakni, Pantai Air Manis dan Gunung Padang sudah menerapkan protokol kesehatan.

"Pada objek wisata ini, wajib pakai masker, disediakan tempat cuci tangan, jaga jarak, dan dilakukan pengawasan," ujarnya.(*)

 
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved