Breaking News:

Penanganan Covid

Soal Masih Ada yang Menolak untuk Divaksin, Pakar : Pemerintah Harus Beri Edukasi Inbox

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, mengatakan pekerjaan rumah pemerintah saat ini beberapa masyarakat menolak un

Editor: Emil Mahmud
KOMPAS.com / RAKHMAT NUR HAKIM
Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, mengatakan pekerjaan rumah pemerintah saat ini beberapa masyarakat menolak untuk divaksin.

Trubus menekankan hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir yang dipercaya oleh Presiden RI Joko Widodo mengawal vaksin.

"Pemerintah harus memberikan edukasi untuk menyadarkan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Baca juga: Wiku Adisasmito : Penanggulangan dan Mitigasi Bencana Wajib Menerapkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Sarana Protokol Kesehatan di Restoran, Pengusaha : Biaya Bagian dari Investasi Bukan Pemborosan

Persoalannya ada yang menolak vaksin meskipun belum dikatakan tinggi, bisa saja jadi tinggi maka perlu dilakukan sosialisasi, komunikasi dan edukasi ke masyarakat," katanya kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

Selain itu, adanya wacana vaksin Covid-19 gratis harus diperhitungkan dengan matang, berapa jumlah anggaran yang harus dikeluarkan pemerintah untuk ketersediaan vaksin gratis, tentu harus ditetapkan dari harganya terlebih dahulu.

“Apakah vaksin itu diberikan gratis, kalau gratiskan biayanya berapa, jadi artinya anggaran yang dibutuhkan berapa dihitung, ini memang salah satu upaya Erick Thohir atau pemerintah dalam upaya menghadirkan vaksin gratis," tegasnya.

Dia menilai Menteri BUMN itu telah menunjukan kinerjanya dengan berupaya mempercepat ketersedian vaksin dengan melakukan penjajakan kerjasama berbagai negara.

"Erick kan terakhir sempat ke Korea Selatan, melalui Bio Farma itu mencoba untuk melihat bagaimana kondisi penerapan vaksin, vaksinasi, harapan nanti kita bisa dilakukan secara cepat, efisien dan diakui,” ujar Trubus.

Lebih lanjut, dia menyampaikan pemerintah perlu menyiapkan infrastruktur dan regulasi turunan terkait persoalan vaksinasi.

Terbaru, Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terbang ke Swiss dan Inggris.

Kunjungan kedua menteri itu dilakukan untuk mengamankan komitmen untuk vaksin Covid-19 dalam kerja sama vaksin bilateral.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada Masyarakat Menolak Divaksin, Pakar: Pemerintah Harus Beri Edukasi Inbox

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved