Breaking News:

Belasan Perusahaan BUMN Dikabarkan Bakal Dilikuidasi, Nasib Karyawan Dipertanyakan

Belasan perusahaan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dikabarkan bakal dibubarkan dalam waktu dekat ini.

Editor: Emil Mahmud
Tribunnews
Ilustrasi BUMN 

TRIBUNPADANG.COM.COM, JAKARTA - Belasan perusahaan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dikabarkan bakal dibubarkan dalam waktu dekat ini.

Kabar pembubaran perusahaan plat merah tengah ramai dibicarakan. Persoalannya adalah, bagaimana nasib karyawan di perusahaan BUMN tersebut?

“Setelah adanya pembubaran BUMN adalah nasib para karyawan. BUMN harus bisa menjadi contoh bagaimana memperlakukan karyawan dengan baik,” kata Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

Menurutnya, jika terpaksa harus ada Pemutudan Hubungan Kerja (PHK) seluruh hak karyawan harus bisa dipenuhi sesuai dengan kontrak dan aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Kementerian BUMN juga diharapkan berjuang untuk mengkaryakan para karyawan di unit atau BUMN lainnya yang masih sehat.

BNNP Sumbar Ungkap Otak Pengendali Peredaran Narkoba, Satu Napi di Lapas dan 3 Pengedar

Harga Emas Hari Ini, Rabu 30 September 2020 di Pegadaian Padang, Emas Antam Naik Rp 3000 Per Gram

“Perlunya Kementerian BUMN dan pemerintah pusat harus mencari format terbaik guna meningkatkan kompetensi perusahaan apakah dengan membentuk super holding ala Singapura dengan Temaseknya yang banyak diusulkan atau dengan melanjutkan pembentukan holding-holding perusahaan berdasarkan kesamaan bisnisnya,” ujar politisi PPP itu.

Lebih lanjut, alternatif perlu dikaji secara komprehensif agar BUMN yang ada bisa profit dan tidak menjadi beban bagi anggaran negara.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir diketahui bakal melikuidasi atau pembubaran 14 perusahaan negara.

Kampanye saat Pandemi, Tim Paslon Fakhrizal-Genius Umar Sasar 19 Kabupaten dan Kota

Hal itu seperti diungkap Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga bahwa proses likuidasi akan melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA.

“Ke depan akan ada BUMN yang akan dipertahankan dan dikembangkan. Yang dikonsolidasikan atau dimerger ada 34, yang dikelola PPA 19 dan yang akan dilikuidasi melalui PPA ada 14,” ucap Arya dalam diskusi virtual, Selasa (29/9/2020).

“Ini akan membuat BUMN jadi ramping,” sambungnya.(*)

(Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com berjudul: 14 Perusahaan BUMN Akan Dibubarkan, Bagaimana Nasib Karyawannya?

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved