BMKG: Peringatan Gelombang Tinggi Perairan Sumbar 17-18 September 2020, Waspada di Wilayah Ini
BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat, Kamis (17/9/2020).
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat, Kamis (17/9/2020).
Peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur pada Kamis 17 September 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Jumat 18 September 2020 pukul 07.00 WIB.
Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com menyebutkan adanya Potensi gelombang dengan ketinggian 0.50 - 2.50 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan Barat Sumatera Barat (Perairan Pasaman Barat hingga Pesisir Selatan).
• BMKG: Peringatan Gelombang Tinggi Perairan Sumbar 16-17 September 2020, Waspada di Mentawai
Ia juga mengatakan waspada terhadap potensi gelombang dengan ketinggian 0.75 - 2.50 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan Timur Kepulauan Mentawai (Perairan Timur Siberut hingga Pagai).
Budi Iman Samiaji juga menyebutkan waspadai adanya potensi gelombang dengan tinggi 2.50 - 4.00 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan Barat Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu, dan Perairan Enggano.
"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 3.00 - 4.00 meter berpeluang terjadi di wilayah Samudera Hindia Barat Mentawai dan Samudera Hindia Barat Bengkulu," katanya, Kamis (17/9/2020).
• Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Sumbar 14-15 September 2020
Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan Pasang Surut di Teluk Bayur pada Kamis 17 September 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Jumat 18 September 2020 pukul 07.00 WIB.
"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 1.3 meter pukul 06.00 WIB, dan surut sekitar 0.1 meter sekitar pukul 01.00 WIB pada Jumat (18/9/2020)," katanya.
Ia juga berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.
"Waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/gelombang-di-kawasan-pantai-padang-kecamatan-padang-barat-kota-padang.jpg)