Harimau Tasmania Dirumorkan Muncul Lagi di Australia, Padahal Dikabarkan Telah Punah

Harimau Tasmania atau Thylacine, juga dikenal sebagai marsupial karnivora mirip serigala.

Tayang:
Editor: Emil Mahmud
Momotarou2012 / CC BY-SA (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0)
Patung Harimau Tasmania/Thylacinus cynocephalus di Pameran di National Museum of Nature and Science , Tokyo , Jepang. 

Harimau Tasmania dapat dibedakan dari penampilannya yang seperti serigala - meskipun mereka lebih dekat hubungannya dengan Tasmanian devil daripada serigala atau harimau.

Harimau Tasmania berwarna coklat kekuningan sampai abu-abu dan memiliki sekira 15 sampai 20 garis gelap di punggungnya.

Karena harimau Tasmania adalah marsupial, mereka membesarkan anaknya di dalam kantong alami seperti koala atau kanguru.

Baik harimau Tasmania jantan maupun betina memiliki kantung bukaan, tetapi pada jantan hanya terbuka sebagian.

Harimau Tasmania betina melahirkan satu anak hingga empat sekaligus dan membesarkan anak-anak mereka sampai setidaknya setengah dewasa.

Harimau Tasmania biasanya berburu pada malam hari, baik secara solo maupun berpasangan.

Aksi Curanmor Terekam CCTV, Diduga Pelaku Suami-Istri Sambil Gendong Anak Balita

KISAH Matthew Henson, Seorang Yatim Piatu yang Haus Akan Petualangan Menembus Kutub Utara

Mereka memangsa burung, hewan pengerat kecil, dan bahkan marsupial lain seperti kanguru.

Tetapi setelah pemukim Eropa tiba, harimau Tasmania dilaporkan memangsa ternak petani, yang menyebabkan banyak hadiah dibayarkan oleh pemerintah untuk membasmi spesies tersebut.

Antara 1888 hingga 1909, lebih dari 2.000 hadiah seperti itu telah dibayarkan.

Maka tidak mengherankan, penurunan populasi dilaporkan terjadi pada awal 1900-an.

Selain diburu, harimau Tasmania juga menghadapi persaingan dengan anjing, hilangnya habitat, dan bahkan penyakit epidemi yang menyebabkan populasi mereka semakin menyusut selama beberapa dekade berikutnya.

Harimau Tasmania terakhir yang tercatat adalah seekor jantan tawanan bernama Benjamin yang meninggal karena paparan di sebuah kebun binatang di Hobart, Tasmania pada 1936 - setelah dikunci dari tempat penampungannya pada malam yang dingin.

Ini hanya dua bulan setelah spesies itu ditawarkan perlindungan pemerintah.

Namun hampir seabad kemudian, kepunahan harimau Tasmania masih dipertanyakan.

Apakah Mereka Benar-benar Punah?

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved