Corona Sumbar

Tambah 22 Kasus Positif Corona di Padang Panjang, Mayoritas Klaster Pesta Pernikahan

Kasus positif Corona atau Covid-19 di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) kembali bertambah, Minggu (6/9/2020).

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
rte.ie/ codepen.io
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 klaster pesta pernikahan 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kasus positif Corona atau Covid-19 di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) kembali bertambah, Minggu (6/9/2020).

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Padang Panjang, Ampera Salim mengatakan, hari ini ada penambahan 22 warga Padang Panjang terinfeksi positif Corona.

Dengan demikian, tercatat dari awal sampai saat ini, pasien positif Corona Padang Panjang berjumlah 81 orang.

"Mereka sudah sembuh 44 orang. Kini sedang diisolasi 37 orang," kata Ampera Salim melalui keterangan tertulis yang diterima TribunPadang.com, Minggu sore.

Positif Corona, Ketua Golkar Sumbar Tak Dampingi Fakhrizal-Genius saat Daftar ke KPU

Mereka yang positif sedang menjalani isolasi di RSUD Padang Panjang dan ada pula di Pusdiklat Baso, Agam.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuwar menyampaikan, tambahan pasien positif hari ini merupakan tracing dari pasien positif yang berasal dari klaster Kampung Nanggis dan klaster positif yang bekerja di Yarsi Bukittinggi.

"Ada 15 orang pasien positif yang merupakan tracing dari keluarga yang berasal dari tempat pesta pernikahan di Kampung Manggis."

"Yang lainnya hasil tracing pasien positif yang bekerja di Yarsi Bukittinggi," jelas Nuryanuwar.

Update Corona Sumbar Per 6 September 2020 Bertambah 233 Orang, Melonjak dan Pecahkan Rekor

Maka dari itu, dia menambahkan, Pemerintah Kota Padang Panjang, terus mengimbau masyarakat, untuk selalu patuh terhadap protokol kesehatan.

Sering cuci tangan. Pakai masker di luar rumah. Jaga jarak terhadap sesama.

"Jangan lakukan kontak fisik. Hindari kerumunan. Ini kita lakukan untuk menjaga, menghindari dan waspada agar tidak ada lagi penambahan klaster," kata Nuryanuwar.

Ditekankannya, saat ini Padang Panjang zona kuning.

UPDATE Corona Sumbar, Sudah 1.429 Orang Sembuh dari Total 2.506 Pasien Positif Covid-19

Bila nanti bertambah lagi kasus positif, maka akan beralih ke zona oranye, bisa merah dan hitam.

"Seandainya masuk ke zona oranye, maka sekolah tatap muka dan pesta nikah dan sebagainya, akan distop. Tidak boleh lagi sekolah dan baralek," tegas Nuryanuwar.

Karena itu saat ini, tambah Nuryanuwar, jika ada yang akan pesta taatilah protokol kesehatan.

Sebab di tempat pesta ini, sering terjadi interaksi penyebab menjalarnya virus Corona. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved