100 Rumah di Pasaman Barat Terendam Banjir, 2 Jembatan Gantung Rusak
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat sebut 100 rumah terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Pasaman Bar
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat sebut 100 rumah terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).
Banjir tersebut akibat tingginya curah hujan dan membuat sungai meluap dan merendam pemukiman warga di Nagari Ujung Gading, Lembah Malintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.
Akibat kejadian tersebut, tingginya debit air membuat jembatan gantung atau rambin rusak.
• UPDATE Kondisi 63 Rumah Tergenang Banjir di Bungus Teluk Kabung, BPBD: Air Sudah Surut
• Hujan Guyur Kota Padang, 60 Rumah Warga Bungus Terendam Banjir, BPBD: Air Paling Tinggi 40 Cm
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasaman Barat, Edi Busti membenarkan adanya kejadian banjir tersebut.
"Ada 100 unit terendam banjir dan satu rambin (jembatan gantung) hanyut san satu rambin rysak berat," kata Edi Busti, Sabtu (5/9/2020).
Kata dia, banjir yang merendam rumah warga terjadi sejak sore kemarin dengan ketinggian sekitar 2 meter.
• Aktor Kim Hyun Joong Selamatkan Nyawa Seorang Chef, Mendadak Banjir Pujian dari Publik
• Respon Wali Kota Padang Mahyeldi Saat Gowes Siti Nurbaya Adventure Banjir Kritik
• Antisipasi Banjir Bandang, BPBD Padang dan Tim Telusuri Sungai Limau Manis
"Namun, banjir sudah mulai surut dan akan segera ditangani terhadap kerusakan yang ada," ujarnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur saat dihubungi TribunPadang.com juga membenarkan kejadian tersebut.
"Kami belum mendapat laporan resmi dari BPBD setempat, banjir diduga akibat hujan deras hampir 3 jam," katanya.
Akibatanya sungai meluap, dan rumah warga yang berada di pinggir sungai menjadi terendam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/jembatan-rusak-akibat-debit-air-meningkat-karena-curah-hujan-yang-tinggi-di-kabupaten-pasaman-barat.jpg)