Breaking News:

Corona Sumbar

Pejabat Positif Corona di Sumbar Beberkan Pengalamannya, Ngaku Sempat Syok dan Kaget

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Yosmeri menceritakan saat-saat bagaimana awalnya ia dideteksi ter

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi: Virus Corona atau Covid-19 

Ia menyebut, begitu juga dengan sopirnya negatif, padahal sama-sama pergi dan pulang Padang-Pekanbaru, Pekanbaru-Padang.

Maka dari proses tracing tersebut, Yosmeri mengambil kesimpulan dia terpapar Covid dari lokasi yang ia kunjungi terakhir.

Sebab di lokasi tersebut, ia tidak mengenakan masker.

"Ternyata penggunaan masker sangat membantu diri kita dari penularan Covid-19. Ini contoh pengalaman saya langsung," ucap Yosmeri.

Informasi tambahan, kata Yosmeri, satu minggu sebelum ia berkunjung ke rumah adiknya, adiknya itu kedatangan tamu yang baru pulang dari Jakarta.

Bahkan tamu tersebut sempat bersin-bersin dan batuk di rumah saat bertamu padahal sudah diingatkan untuk tidak masuk rumah tapi diabaikan.

Intinya lagi, terang Yosmeri, orang dari zona merah seperti dari Jakarta, perlu diwaspadai.

Yosmeri mengingatkan, wajib pakai masker dimanapun jika keluar rumah, tidak menjamin aman jika diluar walaupun sebentar tetap pakai masker.

"Jika kita kena covid-19 positif segera lakukan tracing terhadap orang yang kontak dengan kita terutama keluarga kita agar mereka bisa kita lindungi dan putus rantai penularan covid," jelas Yosmeri.

Isolasi Mandiri hingga Sembuh

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved