Corona Sumbar

Kasus Covid-19 di Sumbar Kian Bertambah, Tempat Karantina BPSDM Penuh, Pusdiklat Baso Diaktifkan

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, terkait hal itu, tempat karantina warga terkonfirmasi positif Covid-19 sudah ditambah.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
SHUTTERSTOCK via kompas.com
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jumlah kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, terkait hal itu, tempat karantina warga terkonfirmasi positif Covid-19 sudah ditambah.

"Tambah satu yang di Pusdiklat Baso. Baso punya kapasitas lebih dari 200 orang," kata Irwan Prayitno, Senin (17/8/2020).

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus, Irwan Prayitno: Mudah-mudahan Sumbar Tak Separah Daerah Lain

Ia mengatakan, saat ini tempat karantina BPSDM sudah penuh.

Tapi, kata dia, dengan dibukanya Pusdiklat Baso, diharapkan cukup menampung tambahan kasus positif baru.

Irwan Prayitno juga berharap tidak ada lagi penambahan kasus baru di Sumbar.

"Alasan penambahan tempat karantina, BPSDM penuh, selain itu juga terjadi penambahan kasus," terang Irwan Prayitno.

Masih Pandemi Covid-19, Mabes TNI Tetap Gelar Upacara HUT Ke-75 RI Secara Virtual

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, untuk aksesibilitas agar tidak jauh- jauh dari lokasi tempat karantina, makanya diperintahkan buka Pusdiklat Baso.

Namun, jika terjadi penurunan kasus, cukup satu saja yang difungsikan.

Selain BPSDM dan Pusdiklat Baso, Pemprov Sumbar sebetulnya sudah menyiapkan lebih dari 514 tempat tidur.

"Seandainya nanti apa, kita sudah siapkan, tapi selama ini kan tidak pernah kita mengisolasi lebih dari 100 orang, makanya cuma dibuka satu," terang Jasman Rizal.

Protes Belajar Daring, Orang Tua Murid di Padang Kenakan Seragam SD saat Upacara HUT RI

Untuk tempat karantina yang dinonaktifkan, akan dibuka kembali tergantung situasi.

Kapanpun nanti dibutuhkan, semuanya akan dibuka kembali.

"Sekarang semuanya tetap standby hingga kapanpun. Kita bersiap-siap untuk kemungkinan terburuk," ujar Jasman Rizal. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved