Dua Perwira Irak Dikabarkan Tewas, Diduga Akibat Serangan Pesawat Nirawak Milik Turki

Dua perwira tinggi Irak tewas dalam sebuah serangan pesawat nirawak milik Turki di perbatasan Irak- Turki di wilayah otonom Kur

Editor: Emil Mahmud
tribunnews
Ilustrasi: Perang Api 

TRIBUNPADANG.COM, BAGHDAD - Dua perwira tinggi Irak tewas dalam sebuah serangan pesawat nirawak milik Turki di perbatasan Irak- Turki di wilayah otonom Kurdi pada Selasa (11/8/2020).

Dikutip dari Al Arabiya, memberitakan serangan tersebut adalah serangan terang-terangan pesawat nirawak dari Turki, Selasa.

Sejauh ini, situasi dan kondisi keamanan Irak dan Turki berpotensi memanas menyusul tewasnya dua perwira tinggi Irak tersebut.

Pencuri Sepeda Terekam CCTV Beraksi di Depan Masjid Kota Padang, 4 Jam Kemudian Diringkus

Dua perwira tinggi yang tewas tersebut adalah komandan batalion penjaga perbatasan. Selain itu, sopir kedua perwira itu juga tewas akibat serangan tersebut.

Turki kerap kali menyerang wilayah tersebut karena bertikai dengan milisi Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

"Serangan menewaskan dua komandan batalion penjaga perbatasan dan pengemudi kendaraan mereka, " jelas militer Irak dalam sebuah pernyataan.

Ini adalah pertama kalinya tentara reguler Irak tewas sejak Turki melancarkan operasi baik darat maupun udara di wilayah pegunungan Irak Utara.

834 dari 1.215 Warga Sumbar Positif Corona Dinyatakan Sembuh, 36 Orang Meninggal Dunia

Irak telah memanggil utusan Turki di Baghdad dua kali sebagai protes atas operasi Ankara di wilayahnya.

Wali Kota Sidakan, Ihsan Chalabi, mengatakan kepada AFP bahwa serangan pesawat nirawak di wilayah Pradost menargetkan komandan penjaga perbatasan Irak saat mereka bertemu dengan milisi PKK.

Para saksi melaporkan sebelum serangan pesawat nirawak itu, terjadi bentrokan milisi PKK dengan pasukan Irak.

Oleh karena itu, perwira tinggi Irak bertemu dengan milisi PKK untuk meredakan ketegangan.

Update Corona Sumbar Tambah 27 Kasus, Per 12 Agustus 2020, Total 1.215 Positif Covid-19

Namun ketika pertemuan itu dilangsungkan, terjadilah serangan dari pesawat nirawak Turki.

Kepresidenan Irak mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran berbahaya atas kedaulatan Irak.

Irak juga meminta Turki untuk menghentikan semua operasi militernya di wilayah tersebut. Setidaknya lima warga sipil telah tewas sejak dimulainya kampanye militer Turki di wilayah itu sejak Juni.

Sejauh ini, Ankara telah mengumumkan kematian dua tentaranya sedangkan PKK telah melaporkan kematian 10 milisi dan pendukungnya.

PKK, yang masuk daftar hitam sebagai kelompok teroris oleh Ankara dan sekutunya, telah melancarkan pemberontakan terhadap Turki sejak 1984.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pesawat Nirawak Turki Serang Perbatasan, 2 Perwira Irak Tewas" dan Tribunnews.com berjudulSerangan Udara Turki Tewaskan Dua Perwira Tinggi Irak

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved