Waspada Gelombang Tinggi Perairan Sumatera Barat, Perahu Nelayan Harus Waspada Gelombang 1.25 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumbar
Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat, Jumat (7/8/2020).
Peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur berlaku Jumat 7 Agustus 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Sabtu 8 Agustus 2020 pukul 07.00 WIB.
Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com menyebutkan ada potensi gelombang dengan tinggi 0.50 - 1.50 meter di daerah Perairan Pesisir Barat Kabupaten Pasaman Barat hingga Pesisir Barat Kabupaten Pesisir Selatan.
• Bukan Harimau Sumatera, Hewan yang Menyerang Kambing Warga di Palembayan Ternyata Beruang
• Laboratorium Unand Bantu Cek Sampel dari Luar Provinsi, Tracing dan Testing Perlu Ditingkatkan
Potensi gelombang dengan ketinggian 2.00 - 3.00 meter juga berpeluang terjadi di wilayah Perairan Barat Kepulauan Mentawai (Perairan Barat Siberut hingga Sikakap) dan Perairan Bengkulu.
Sementara di wilayah Perairan Enggano - Bengkulu ada potensi gelombang dengan tinggi 3.00 - 4.00 meter.
"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 3.50 - 5.00 meter yang berpeluang terjadi di wilayah Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai dan Samudera Hindia Barat Bengkulu," katanya, Jumat (7/8/2020).
Terkait pasang surut di Teluk Bayur, lanjut Budi Iman Samiaji, ada potensi pasang hingga 1 meter.
"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 1.0 meter pukul 20.00 WIB hari ini, dan surut sekitar 0.3 meter sekitar pukul 02.00 WIB pada Sabtu (8/8/2020)," katanya.
• Viral Video Walikota Padang Dimaki Emak-emak PKL di Pantai Padang, Mahyeldi: Saya Gak Marah
Ia juga meminta mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.
"Waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/gel-tin661.jpg)