Breaking News:

Jelang HUT RI ke-75, Omset Pedagang Bendera Merah Putih Masih Rendah, Sepi Pembeli

Dua pekan jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75, penjualan bendera marak di beberapa jalanan Kota Padang.

TribunPadang.com/Rima Kurniati
Pedagang bendera merah putih, Rabu (5/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dua pekan jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75, penjualan bendera marak di beberapa jalanan Kota Padang.

Namun omset para pedagang bendera masih rendah jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Pedagang bendera di Lapangan Imam Bonjol Padang Ermawati (65) mengaku penjualan benderanya masih terbilang rendah.

Pedagang Bendera Merah Putih Mulai Ramai di Padang, Harganya Bervariasi, Mulai Rp 5 Ribu

Penjualan Hewan Kurban Mulai Meningkat, Pedagang Perkirakan Lima Hari Jelang Idul Adha Habis Terjual

Menurutnya, jika tahun sebelumnya jelang 17 Agustus, omsetnya bisa mencapai Rp 5 Juta.

Namun saat ini, pembeli bendera merah putih masih sepi, omsetnya juga tidak seberapa.

"Tahun sebelumnya, sudah banyak yang beli, kisaran omsetnya Rp 5 juta sampai Rp 6 juta, sekarang belum sampai, baru Rp 500 ribuanlah sejak berjualan beberapa hari belakangan," kata Ermawati, Rabu (5/8/2020).

Satpol PP Padang Amankan Pengemis, Pedagang Asongan, dan Warga Diduga Mesum

Penjualan Sapi Kurban di Padang Turun Dibanding Tahun Lalu, Pedagang Sebut Dampak Covid-19

Menurutnya, hal ini dikarenakan dampak Covid-19 yang membuat lemah perekonomian masyarakat.

"Namanya corona, ibaratnya tujuh kali jualan baru dua kali yang ada jual beli," ujarnya.

Ermawati mengatakan sebagian bendera dijahitnya sendiri, dan sebagian lainnya diambil dari penjahit lain.

Lanjutnya, beberapa harga bendera juga diturunkan, misalnya bendera berjambul yang biasanya dijual Rp 80 ribu, harga turun menjadi Rp 50 ribu.

BKSDA Sumbar Tangkap Pedagang Satwa Dilindungi di Pasaman, 1 Kg Sisik Trenggiling Diamankan

Pedagang Pasar Tradisional Ingin Mulyadi Pulang Kampung Majukan Sumbar

"Bendera rumah dulu harga Rp 30 Ribu lalu diturunkan menjadi Rp 25 atau Rp20 ribu, bahkan ada yang menawarkan menjadi Rp 15 ribu," tambahnya.

Kemudian bendera kapal kecil harga Rp 15 ribu, sebelumnya harganya Rp25 ribu

"Biasanya yang banyak beli orang dari luar daerah, uang untuk beli itu yang tidak ada, ekonomi susah sejak corona," tambahnya.

BKSDA Sumbar Tangkap Pedagang Satwa Dilindungi di Pasaman, 1 Kg Sisik Trenggiling Diamankan

Pedagang Pasar Tradisional Ingin Mulyadi Pulang Kampung Majukan Sumbar

Rincian Tambahan Pasien Covid-19 di Sumbar, Ada Pelajar dan Pedagang Pasar Raya Padang

Menurutnya, jika biasanya setelah disuruh pasang bendera sama pemerintah baru banyak yang beli, namun sekarang sudah ada edaran masih belum seramai dulu. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved