Breaking News:

Corona Sumbar

Penumpang di Bandara Internasional Minangkabau Wajib Rapid Test, Keluar-Masuk Sumbar Harus Sehat

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, setiap orang yang pergi dan datang ke Sumbar harus melakukan cek kesehatan aman Covid-19 sebagai syarat

ist/humas pemprov sumbar
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela peninjauan kesiapan BIM, Senin (3/8/2020) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, setiap orang yang pergi dan datang ke Sumbar harus melakukan cek kesehatan aman Covid-19 sebagai syarat tidak terwabah virus corona.

Penumpang harus menunjukan hasil hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes cepat (rapid test) yang negatif atau non-reaktif.

Sehingga diketahui siapa saja orang yang berpotensi menyebarkan virus corona, agar cepat dilakukan tindakan penanganan kasus Covid-19 di Sumbar.

Update Corona Sumbar Per 3 Agustus 2020 Sore: Tambah 17 Kasus dan Total 974 Positif Covid-19

Dampak Pandemi Covid-19, Menurun Jumlah Hewan Kurban yang Disembelih di Padang

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela peninjauan kesiapan BIM, Senin (3/8/2020).

Menurut Nasrul Abit, meningkatknya kondisi perkembangan penanganan covid-19 di Sumbar, maka dirasa perlu dilakukan pengawasan ketat kesehatan bagi orang masuk dan keluar.

Begitu juga sebaliknya, bagi kedatangan ketika ditemukan yang mencurigakan memiliki suhu 38 derajat celsius dan reaktif akan di swab.

UPDATE Corona Sumbar: Positif Covid-19 Masih Bertambah, Tapi Angka Kesembuhan Juga Setara

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Capai 80,3 Persen, Rincian Tambahan 8 Pasien

Tempat Kerja Jadi Klaster Baru Penyumbang Covid-19, Gubernur Sumbar: ASN dari Luar Daerah Wajib Swab

"Ketika dinyatakan reaktif maka dilakukan swab dan yang bersangkutan tidak boleh pergi dulu sekira hasilnya positif Covid-19 dan dikarantina," ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga mengatakan perlu dilakukan screening di pintu keberangkatan BIM dengan persyaratan penumpang wajib memakai masker, membawa KTP, dan melakukan pendaftaran Rapid Test.

Kemudian penumpang menunggu panggilan pemeriksaan dan menunggu hasil 30 menit lebih kurang, tetap jaga jarak, physical distancing selama dilakukan Rapid Test sesuai protokol kesehatan.

Update Corona Sumbar: Tambahan 41 Kasus Baru Covid-19, Total 948 Orang Per 31 Juli 2020

Update Corona Sumbar: Kasus Positif Covid-19 Tambah 40 di Momen Idul Adha 2020

Terkait Dosen Unand Positif Corona, Rektor Minta Bagi yang dari Luar Daerah Agar Isolasi Mandiri

Nasrul Abit menegaskan, pelaksanaan pengawasan kesehatan ini tidak ada pengecualian.

"Saya sendiri harus ikut rapid test sebelum berangkat ke Mentawai, sebagai syarat tidak terwabah virus corona untuk melakukan tugas keluar daerah baik antar kabupaten maupun antar provinsi," tegas Nasrul Abit.

Nasrul Abit meminta kepada penumpang pesawat baik yang pergi maupun yang pulang patuhi protokol kesehatan untuk kesehatan bersama.

Terkait Dosen Unand Positif Corona, Rektor Minta Bagi yang dari Luar Daerah Agar Isolasi Mandiri

UPDATE Corona Sumbar Melonjak Lagi, Per 30 Juli 2020 Total Jadi 907 Positif Covid-19

Update Corona Sumbar Terjadi Lonjakan, Per 29 Juli 2020 Tembus 891 Kasus Positif Covid-19

Fasilitas untuk protokol kesehatan dibandara pun sudah siap termasuk di dalam pesawatnya juga sudah disiapkan.

"Kita meminta kesadaran seluruh masyarakat komponen daerah Sumbar serta mari sama-sama kita menjaga kesehatan dengan cara tetap semangat dan produktif aman covid-19," imbau Nasrul Abit. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved