Breaking News:

BMKG Sebut Potensi Hujan di Sumbar Masih Rendah Namun Harus Waspada Peluang Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman menginformasikan, potensi hujan di Sumbar masih rendah.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
Tribunnews.com
Ilustrasi info cuaca 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman menginformasikan, potensi hujan di Sumbar masih rendah.

BMKG menyebut, ada wilayah yang berpotensi hujan dan ada yang belum.

Kepala seksi observasi dan informasi BMKG Padang Pariaman Yudha Nugraha mengatakan, pihaknya sejak dinihari, Selasa (4/8/2020) mengamati terjadinya hujan di wilayah Sumatera Barat.

Cuaca Hari Ini di Sumbar Berpeluang Hujan, Jangan Lupa Bawa Payung dan Jas Hujan

INFO Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Padang dan Sejumlah Wilayah

Terutama di daerah pesisir barat Sumbar dengan intensitas yang bervariasi mulai dari ringan hingga sedang.

Kondisi itu terjadi mulai dari Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Padang, Pariaman, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, dan sekitarnya.

Selain itu hujan juga terjadi di wilayah Solok, Padang Panjang, Sijunjung, Sawahlunto, Pasaman, dan sekitarnya.

Menurut Yudha Nugraha, hal tersebut cenderung terjadi disebabkan oleh pemanasan lautan pada siang hari, dimana pada malam hari akumulasi uap air sudah terkumpul dalam jumlah yang cukup sehingga terbentuk hujan.

"Kondisi ini merupakan karakteristik umum dari wilayah pesisir barat Sumbar," kata Yudha Nugraha.

Diprakirakan, kondisi tersebut cenderung terjadi satu hingga dua hari, sehingga untuk esok hari BMKG memprakirakan kondisi cuaca dominan berawan.

Sementara, untuk Agustus ini, BMKG memprediksi curah hujan masih dalam kategori curah hujan bulanan rendah.

Namun, masyarakat diminta mewaspadai cuaca ekstrem mendekati puncak musim hujan nantinya.

"Peluang hujan ekstrem yang menyebabkan bencana masih dapat terjadi pada Agustus ini sehingga masyarakat perlu mewaspadai," terang Yudha Nugraha.

Ia mengatakan, titik rawan longsor sebagian besar masih sama, terutama di wilayah Bungus Padang, Lembah Anai, Malalak, Palupuh Agam, dan daerah Lembah Gumanti Kabupaten Solok. (*)

 
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved