Breaking News:

BMKG: Peringatan Gelombang Tinggi Perairan Sumbar Sampai 1 Agustus 2020, Waspada di Mentawai

BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat Jumat (31/7/2020).

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Ilustrasi gelombang tinggi di perairan Sumbar 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (31/7/2020).

Peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur pada Jumat 31 Juli 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Sabtu 1 Agustus 2020 pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com menyebutkan adanya potensi gelombang dengan tinggi 0.10 - 1.30 meter di daerah Perairan Pesisir Barat Kabupaten Pasaman Barat hingga Pesisir Barat Kabupaten Pesisir Selatan.

Prakiraan Perairan Sumatera Barat Hari Ini, Ada Potensi Gelombang Tinggi di Wilayah Pesisir Barat

Ia juga mengatakan waspada terhadap potensi gelombang dengan ketinggian 1.00 - 2.50 meter di perairan Perairan Timur Pagai.

Budi Iman Samiaji juga menyebutkan waspadai adanya potensi gelombang dengan tinggi 1.25 - 3.00 meter di wilayah Perairan Barat Kepulauan Mentawai dan Perairan Bengkulu.

"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 2.5 - 4.0 meter di wilayah Perairan Enggano, Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai, dan Samudera Hindia Barat Bengkulu," katanya, Jumat (31/7/2020).

Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan Pasang Surut di Teluk Bayur pada Jumat 31 Juli 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Sabtu 1 Agustus 2020 pukul 07.00 WIB.

Prakiraan Gelombang Perairan Sumatera Barat Hari Ini, Waspada Gelombang Tinggi di Kepulauan Mentawai

"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 1.2 meter pukul 03.00 WIB pada Sabtu (1/8/2020), dan surut sekitar 0.4 meter sekitar pukul 19.00 WIB pada hari ini," katanya.

Ia juga berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.

"Waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," ujarnya. (*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved