Sarang Burung Walet Sumbar Masih Primadona Walau Pandemi Covid-19

arantina Pertanian Padang pada semester pertama tahun 2020 telah memberikan sertifikasi terhadap sarang burung walet sebanyak 12,7 ton

istimewa
Karantina Pertanian Padang pada semester pertama tahun 2020 telah memberikan sertifikasi terhadap sarang burung walet sebanyak 12,7 ton atau setara dengan Rp 165 miliar rupiah 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Karantina Pertanian Padang pada semester pertama tahun 2020 telah memberikan sertifikasi terhadap sarang burung walet sebanyak 12,7 ton atau setara dengan Rp 165 miliar.

Angka ini naik 0,5 ton atau 500 kg jika dibandingkan dengan semester pertama tahun 2019. Ini merupakan lalu lintas domestik.

Putra Singgulung Jadi Nama Harimau Sumatera yang Baru Tertangkap di Kabupaten Solok

Ombudsman Sumbar Terima 149 Aduan Masyarakat Terkait Dampak Covid-19, Umumya Soal Bansos

Meskipun sempat terkendala pandemi Covid-19, permintaan pasar tidak pernah mereda.

Data menunjukkan sebanyak 211 sertifikat pengeluaran domestik sepanjang semester pertama tahun ini.

Hal ini menunjukkan bahwa sarang burung walet Sumatera Barat masih tetap diminati.

"Setelah memasuki masa kenormalan baru, prosedur pemeriksaan mesti tetap dijalankan. Baik itu pemeriksaan fisik maupun laboratorium," kata kepala seksi Karantina Hewan, Agus Hasibuan, Senin (29/6/2020).

Namun, pihaknya tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Gubernur Sumbar Akui Jalan Tol Padang-Pekanbaru Masih Ada Penolakan, Irwan: Pembangunan Masih Jalan

Peserta PPDB Online SMP Padang yang Tak Paham Cara Daftar Bisa Manfaatkan Layanan Bantuan di Disdik

Tujuan domestik pengiriman komoditas ini didominasi oleh Medan, Jakarta, Surabaya, dan Semarang.

Setelah merajai pasar domestik, Sumatera Barat mulai menilik potensi pasar internasional.

Halaman
12
Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved