Suasana Pelaksanaan Salat Jumat Pertama di Masjid Raya Sumbar, Jamaah Cek Suhu dan Jaga Jarak
Masjid Raya Sumbar laksanakan Salat Jumat pertama sejak merebaknya Covid-19, Jumat (19/6/2020). Karena adanya pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi S
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Masjid Raya Sumbar laksanakan Salat Jumat pertama sejak merebaknya Covid-19, Jumat (19/6/2020).
Karena adanya pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Namun, penerapan PSBB tersebut telah berakhir, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerapkan new normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
• Tambah 4 Positif Corona di Sumbar, Total Sementara Jumlah Kasus 700 Orang Per 19 Juni 2020 Pagi
• Kabar Baik, Enam Daerah di Sumbar Catat 100 Persen Kesembuhan Corona, Bebas Covid-19
Jamaah yang datang diharuskan untuk mencuci tangan dan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk masjid.
Setelah berada di dalam, terlihat pembatas yang telah disediakan agar jamaah tidak berdekatan dan selalu menjaga jarak selama menunaikan ibadah salat.
Terlihat yang menjadi khatib atau yang menyampaikan khotbah dalam Salat Jumat pertama di Masjid Raya Sumbar adalah Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.
• Sudah 482 Warga Sumbar Sembuh dari Corona, Termasuk Bayi Laki-laki 9 Bulan, Lihat Rinciannya
• Pejabat Pemko Padang Positif Corona, Diduga Tertular dari Istri yang Bekerja di Puskesmas
"Di Sumatera Barat itu, yang pertama kali buka secara resmi salat di masjid itu di Bukittinggi pada tanggal (1/6/2020)," kata Irwan Prayitno, Jumat (19/6/2020).
Sedangkan, 16 Kota/Kabupaten diperbolehkan salat di masjid pada tanggal 8 Juni 2020.
"Untuk Kota Padang baru pada tanggal 13 Juni 2020, dan berarti untuk Kota Padang baru hari ini diresmikan. Namun, pada minggu yang lalu sudah ada yang mulai melaksanakannya," sebutnya.
• BREAKING NEWS: Seorang Pejabat Pemko Padang Positif Corona
• Seluruh Pasien Positif Corona di Pesisir Selatan Dinyatakan Sembuh, Pasien Terakhir Berusia 35 Tahun
Irwan Prayitno menyebutkan sebelumnya masyarakat yang akan melaksanakan salat berjamaah di masjid dibatasi oleh PSBB.
"Namun, untuk kabupaten lain sudah lebih dahulu memperbolehkan salat di masjid. Bahkan Bukittinggi pada tanggal 1 Juni 2020 sudah membuka 40 masjid dan mushola untuk menunaikan salat berjamaah wajib dan sunah," katanya.
Ia berharap dengan masyarakat yang akan menunaikan ibadah salat di masjid untuk tetap memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, dan protokol kesehatan.
• UPDATE Corona di Padang Bertambah 4 Lagi, Per 17 Juni 2020 Total 492 Positif Covid-19
• Meninggal Dunia saat Tugas, Perawat Covid-19 RS Semen Padang Negatif Corona
Untuk khotbah Jumat pada hari ini, Mahyeldi menyebutkan secara iqtisad yang dikeluarkan oleh MUI.
"Iqtisad ini kata-kata yang dikeluarkan oleh MUI yaitu singkat, ringkas, dan padat. Jadi kalau dihitung menitnya, hanya 10 -15 menit," katanya.
Ia berharap untuk sementara waktu masyarakat tetap menjaga jarak pada saat di masjid, karena wabah Covid-19 masih ada.
"Tapi, karena kita ingin produktif dalam menjalankan ibadah, maka ada syaratnya," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/jamaah-di-masjid-raya-sumbar-saling-menjaga-jarak.jpg)