Corona Sumbar

120 Positif Covid-19 dari Klaster Pasar Raya Padang, Kadis Perdagangan: Bukan Hanya Pedagang

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Harmadi Algamar mengatakan 120 orang dinyatakan positif covid-19 penyebaran klaster

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Situasa dan kondisi saat kegiatan Tes Swab tenggorokan di Blok III lantai 4 Pasar Raya Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (28/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Harmadi Algamar mengatakan 120 orang dinyatakan positif covid-19 penyebaran klaster Pasar Raya Padang.

Dengan rincian dirawat 47 orang, karantina 25 orang, isolasi mandiri 17 orang, sembuh 27 orang dan meninggal dunia 4 orang.

"Kasus positif klaster Pasar Raya sampai sekarang sudah mencapai 120 orang," kata Andree H Algamar, Kamis (28/5/2020).

Ia menjelaskan, penyebaran klaster Pasar Raya Padang bukan hanya pedagang, namun ada juga tracing keluarga pedagang yang positif.

Selanjutnya, ada petugas, pengawas Pasar Raya serta pembeli yang berbelanja ke Pasar Raya Padang.

Menurutnya, peningkatan positif Covid-19 di Klaster Pasar Raya Padang menyusul pelaksanaan swab tenggorokan secara massal di depan Mall Pelayanan Publik, di Blok III lantai 4 Pasar Raya Padang.

UPDATE Corona di Padang Per 28 Mei 2020 Total 361 Positif, Bertambah 4 dari Klaster Pasar Raya

Tidak Perlu Panik, Virus Corona Memang Bermutasi, Simak Penjelasannya

Sebelumnya swab tenggorokan dilakukan di pukesmas dan rumah sakit, kemudian di pindahkan ke Pasar Raya, sehingga klasternya menjadi Pasar Raya Padang.

Selanjutnya, melonjak kasus positif covid-19 klaster Pasar Raya pasca lebaran, dikarenakan hasil swab tenggorokan massal baru keluar setelah lebaran.

"Peningkatakan hasil positif pada Kalster Pasar ini disebabkan sudah keluarnya hasil swab massal, yang awalnya dilakukan di rumah sakit (RS) dan pukesmas, kemudian dipindahkan ke Pasar Raya Padang dan hasilnya keluar setelah lebaran," ujarnya.

Menurutnya, semakin banyak Positif covid-19 yang ditemukan, maka akan mempermudah langkah kedepan, semakin terkontrol penularannya dan memutus mata rantai penyebarannya.

"Dari pada banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak diketahui, namun malah menjadi agen penyebaran virus pada orang lainnya," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved