Besaran Fidyah Puasa Ramadan 1441 H, Baznas Sumbar Sebut yang Berhak Membayarkan

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Syamsul Bahri Khatib mengatakan, umat muslim b

Besaran Fidyah Puasa Ramadan 1441 H, Baznas Sumbar Sebut yang Berhak Membayarkan
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Ilustrasi: Baznas Sumbar buka counter penyaluran zakat fitrah di depan gedung Baznas Sumbar. Foto diambil, Kamis (23/5/2019).

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Syamsul Bahri Khatib mengatakan, umat muslim bisa membayar fidyah hanya senilai kira-kira harga 1 liter beras dalam satu hari.

Adapun fidyah disesuaikan dengan harga satu porsi makanan yang standar yang berlaku pada lingkungan terdekat, utamanya untuk golongan miskin.

Pihaknya mencontohkan, bagi yang meninggalkan puasa 30 hari, maka cukup membayar 30 porsi makanan kepada 30 orang miskin saja.

Baznas Sumbar Tetapkan Zakat Fitrah 2,5 Kg Beras atau Uang Minimal Rp 30 Ribu

Jumlah Besaran Zakat Fitrah di Palembang dan Kabupaten/Kota di Sumsel 2020/1441 Hijriah

"Istilahnya untuk makan sehari dan mengenyangkan. Atau boleh dalam bentuk uang itu tergantung kualitas beras masing-masing daerah itu berbeda," terang Syamsul Bahri Khatib.

Syamsul Bahri Khatib mengatakan, sebaiknya fidyah sudah mulai dibayarkan sejak sekarang sampai orang Salat Idul Fitri nanti.

Syamsul Bahri Khatib menuturkan, seluruh orang muslim wajib membayarkan fidyah.

Kata dia, fidyah itu kan bagi yang tidak mampu untuk melaksanakan puasa, dibolehkan membayar fidyah.

Misalnya, seseorang yang mengalami sakit parah dan diperkirakan tidak dapat sembuh lagi wajib membayar fidyah.

"Ada orang yang sakit, tiap mencoba untuk puasa, tidak bisa sehingga bertambah sakitnya, dicoba lagi tidak bisa. Orang sakit yang tak ada lagi harapan untuk sembuh itu wajib bayar fidyah," jelas Syamsul Bahri Khatib.

Lalu, khusus untuk wanita hamil dan menyusui, mereka harus melakukan fidyah jika dalam kondisi khawatir akan kondisi bayinya.

Wanita hamil juga bisa kalau sekiranya akan merusak pada hamilnya dengan berkonsultasi pada dokter.

Kemudian, orang tua lanjut usia (lansia) yang sudah renta dan sakit tidak perlu meng-qadha puasa, melainkan wajib membayar fidyah.

"Kalau tidak dibayarkan sama dengan tidak puasa. Kalau tidak mampu berpuasa, bolehlah dia membayar fidyah tahun itu juga," ungkap Syamsul Bahri Khatib. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved