Jadwal Buka Puasa

Jadwal Buka Puasa Hari Ini Minggu 10 Mei 2020/17 Ramadan 1441 H, Padang, Pariaman & Padang Pariaman

Jadwal buka puasa, hari ini Minggu, 10 Mei 2020/17 Ramadan 1441 H untuk Kota Padang, Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi S

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.DISKOMINFO PARIAMAN
Ilustrasi: Wali Kota Pariaman, Genius Umar melaunching Kalender Event Kota Pariaman Tahun 2020 dan Website wwwpariaman360.com di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau pada Sabtu malam (8/2/2020). Turut hadir Kadispar Sumbar, Novrial, Ketua PKDP Riau, Herman Nazar, Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitrinora, Ketua TP PKK dan Dekranasda Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Genius, Kadispar Pemuda dan Olahraga, Kabupaten 50 Kota, Nengsih dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Alfian dan jajaran 

Masjid Taluak Bayua dibangun pada tahun 1600 M oleh saudagar bangsa Arab yang juga seorang Dai bernama Abdullah.

Masjid Raya Ikur Koto Awalnya Bernama, Surau Batu Ikur Koto 

Jadwal Buka Puasa Hari Ini Sabtu 9 Mei 2020/16 Ramadan 1441 H, Bukittinggi dan Agam

Namun, saat Belanda berkuasa dilakukan perluasan Teluk Bayur sehingga lokasi masjid akhirnya dipindahkan ke Kaki Bukit Air Manis.

Pengurus Masjid Taluak Bayua, Yasmida mengatakan masjid awalnya bernama Surau Ateh. Kemudian atas kesepakatan masyarakat berganti menjadi Masjid Raya Taluak Bayua.

"Mulanya dinding masjid terbuat dari kayu, sedangkan atapnya dari daun pua. Sebelum memasuki masjid, jalan dibuat berjenjang jenjang. Di sekeliling masjid ada kolam ikan. Sekarang kolam ikan tersebut sudah direnovasi dan dijadikan tempat berwudu," jelas Yasmida.

Nama lain dari Masjid Raya Teluk Bayua adalah Masjid Teluk Air Mata.

"Menurut cerita, masjid didirikan dengan susah payah. Dana yang digunakan tidak mencukupi hingga membuat masyarakat menggalang dana sampai mengeluarkan air mata," sambung Yasmida.

Lain halnya, menurut Abdul Baqir Zein setelah Teluk Bayur diperluas menjadi pelabuhan bongkar muat oleh Pemerintah Hindia Belanda pada 1888.

Utamanya, semua aktivitas perdagangan dan transportasi laut berlangsung di Pelabuhan Teluk Bayur, termasuk bagi para calon haji yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Pada setiap musim haji, Pelabuhan Teluk Bayur berubah menjadi lautan manusia yang akan mengantar dan menjemput jamaah haji.

Mereka mengantar dan menjemput kerabatnya dengan air mata. Banyak di antara jemaah haji yang tidak kembali lagi ke kampung halaman karena dijemput ajal di Tanah Suci.

Dari situlah masjid bernama Masjid Teluk Air Mata.

Pada Tahun 1911 dilakukan pemugaran. Dinding masjid diganti dengan batu karang dan menggunakan semen dari pabrik semen Indarung.

Di dalam buku Abdul Baqir Zein juga ditulis bahwa Masjid Teluk Bayur bersejarah. Sebagai masjid tua, Masjid Raya Teluk Bayur menyimpan banyak peristiwa bersejarah.

Salah satunya adalah terjadinya pertempuran antara santri pengikut saudagar Abdullah dan pihak kompeni yang berniat akan menguasai daerah Teluk Bayur pada tahun 1696.

Dan menurut cerita orang orang tua, saudagar Abdullah bersama santri santrinya akhirnya dibunuh oleh Kompeni Belanda.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved