Breaking News:

Corona Padang

Pasar Tanah Kongsi Padang Terapkan Penggunaan Masker dan Sarung Tangan

Pasar Tanah Kongsi Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Terapkan Pengunaan Masker dan Sarung Tangan

ISTIMEWA
Suasana Pasar Tanah Kongsi saat diterapkan sekaligus pembagian masker dan sarung tangan, Senin (4/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pasar Tanah Kongsi Padang menerapkan penggunaan masker dan sarung tangan wajib bagi pedagang maupun pengunjungnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal mengatakan berbeda dengan pasar lain, di Pasar Tanah Kongsi sarung tangan disediakan oleh dinas perdagangan bekerjasama dengan masyarakat sekitar.

Setiap pengunjung yang masuk Pasar Tanah Kongsi akan diberikan sarung tangan yang diperkirakan persedian memadai 2 minggu  kedepan.

"Jumlah sarung tangan yang disiapkan 10 ribu. Diperkirakan cukup dua minggu ini. Kalau kurang nanti kita tambah," kata Endrizal, Senin  (4/5/2020).

Gubernur Irwan Prayitno: Perpanjangan PSBB Sumbar Bisa Hingga 22 atau 29 Mei 2020

UPDATE Corona di Sumbar Tambah 8 Orang, Pasien Covid-19 Total Jadi 203 Orang

Ia menambahkan pasar lainnya juga sedang diusahakan penerapan hal yang sama.

"Kemudian pedagang Pasar Tanah Kongsi juga diimbau untuk menjaga jarak. Dan, antar pedagang pasar lain sama juga sudah dimbau," ungkapnya.

"Namun masalah di Pasar Raya Padang, karena setiap pagi itu ramai, makanya agak sulit," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Pondok Candra sebut ada sebanyak 30 ribu sarung tangan dan masker yang akan dibagikan secara garatis kepada pedagang dan pengunjung Pasar Tanah Kongsi.

Ia mengatakan dengan masker dan sarung tangan tersebut bisa melindungi masyarakat sekitar dari penyebaran covid-19.

"Masker dan sarung tangan ini kerja sama dengan perantau warga kampuang pondok yang ada di Jakarta yang tidak bisa pulang ke Padang," ungkapnya.

Ia menambahkan penerapan wajib menggunakan masker dan sarung tangan ini direncanakan selama tiga bulan.

"Pengawasan oleh kita semua, dan dengan adanya kegitan seperti ini dapat memutus mata rantai Covid-19. Sehingga roda perekonomian di kampuang Pondok berjalan dengan baik," ungkapnya.

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved