Tanah Masih Bergerak Pasca Longsor, Akses Jalan Malalak - Sicincin Kembali Ditutup
Jalan Malalak - Sicincin kembali ditutup meski sempat dilakukan buka tutup.
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jalan Malalak - Sicincin kembali ditutup meski sempat dilakukan buka tutup.
Hal tersebut karena belum selesainya pengerjaan jalan pasca longsor di Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.
Diketahui, longsor tersebut terjadi pada Sabtu (18/4/2020) sekitar pukul 14.45 WIB.
• Akses Jalan Malalak - Sicincin, Provinsi Sumatera Barat Dikabarkan Masih Terputus
Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan, akses jalan sudah kembali dibuka pada Minggu (19/4/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
"Tadi sore sekitar pukul 17.00 WIB sudah buka tutup, untuk malam ini kembali ditutup," katanya, Minggu.
Dijelaskan, pembersihan material longsor tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.
"Karena tadi pada saat pengerjaan, tanahnya masih ada yang bergerak, jadi tidak memungkinkan," ujarnya.
• Jalan Malalak - Sicincin Putus Akibat Longsor, Kendaraan Roda 2 dan 4 Tak Bisa Lewat
Ia menjelaskan, ada petugas yang memberi arahan agar tidak melewati jalur tersebut.
Sebelumnya, ia mengatakan longsor tersebut diperkirakan sepanjang 80 meter dan ketinggiannya sekitar 1-3 meter.
Longsor tersebut membawa material tanah, pepohonan, dan bebatuan.
Ia juga menjelaskan pada hari ini, ada dua alat berat yang bekerja yaitu dari provinsi dan Kabupaten Agam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/bencana-tanah-longsor-di-malalak-timur-kecamatan-malalak.jpg)