Breaking News:

Corona Sumbar

Padang Persiapkan PSBB, Mahyeldi: Anggaran Sudah Direfocusing Rp 200 M

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan saat ini Pemko Padang tengah mempersiapakan untuk pengajuan penerapan Pemb

TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Wali Kota Padang Mahyeldi, saat memimpin rapat di jajaran Pemerintah kota (Pemko) pada Kamis (9/4/2020) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan saat ini Pemko Padang tengah mempersiapakan untuk pengajuan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Tim kordinator sedang membahas dan  mempersiapakan Padang jadi PSBB. InsyaAllah, besok ketemu dengan Gubernur untuk mendiskusikan disiapakan sebagai PSBB," kata Mahyeldi, Senin (13/4/2020).

Mahyeldi mengatakan sebenarnya sebagaian penerapan PSBB sudah dilakukan terlebih dahulu oleh Pemko Padang

Seperti pembatasan kendaraan yang masuk ke Padang, pembatasan kegiatan masyarakat berupa jam malam dan meliburkan kegiatan siswa di sekolah.

Namun katanya dengan penerapan PSBB di Padang, pembatasan sosial guna antisipasi covid-19 lebih jelas pengaturannya oleh petugas.

RS Unand Jadi RS Rujukan, Punya 12 Tempat Tidur untuk Rawat Pasien Suspect Corona

Positif Covid-19 di Padang per 13 April Capai 31 Orang, Menyusul Satu Lagi

"Bagian PSBB sudah kami lakukan, pembatasan kendaraan di kota Padang, pembatasan kegiatan di Kota Padang. Dengan dilakukan PSBB ini akan lebih jelas pengaturan oleh petugas," kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan untuk persipan anggaran, Pemko Padang telah melakukan pergeseran atau recofusing anggaran lebih dari Rp 200 Miliar.

"Kaitan dengan anggaran, kita sudah recofusing atau pergeseran anggaran yang ada. Terakhir sudah lebih Rp 200 M," tambah Mahyeldi.

Mahayeldi mengungkapan PSBB ini dilakukan untuk mempercepat penangan coronavirus disease 2019 atau Covid-19, serta percepatan pemutusan mata rantai Covid-19.

"Demi untuk mempercepat proses pemutusan covid-19 apapun dilakukan daripada berlarut-larut dan ketegasan itu perlu untuk dilakukan. Karena memang jika ada PSBB, demi mempercepat rantai ini perlu dilakukan," ungkap Mahyeldi. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved