Longsor Tanah Datar

Longsor di Malalo Tutup Akses Jalan, Kepala BPBD Tanah Datar: Alat Sedang Bekerja

Longsor melanda Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar)

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
BPBD Tanah Datar
Alat membersihkan puing longsor di Malalo Tanah Datar, Minggu (5/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Longsor melanda Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (5/4/2020) subuh tadi.

Akibatnya akses jalan ke lokasi sempat tidak bisa dilewati.

"Untuk akses menuju ke lokasi hampir bisa, sekarang alat sedang bekerja. Kita normalkan dulu lalu lintas."

"Mudah-mudahan sore ini sudah bisa dilalui," kata Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar, Thamrin Basrul saat dihubungi, Minggu sore.

Selain Tewaskan 2 Warga, Longsor di Malalo Tanah Datar juga Hancurkan 4 Rumah

Thamrin Basrul mengungkapkan, bantuan yang paling dibutuhkan ialah makanan pokok, namun hal itu sudah disiapkan Dinas Sosial untuk tujuh hari ke depan.

Terkait rumah warga yang rusak akibat longsor, Thamrin Basrul mengatakan akan dibicarakan lebih lanjut dengan warga sekitar melalui camat, wali nagari, apakah akan direkolasi atau tidak.

"Namun memang untuk kebutuhan harian tentu kita siapkan untuk tujuh hari ke depan," kata Thamrin Basrul.

Selamatkan Ibu, Anak pun Tertimbun Longsor di Malalo Tanah Datar, Keduanya Ditemukan Tewas

Thamrin Basrul menyebut, pihaknya sudah memetakan daerah Malalo memang berpotensi terjadinya bencana terutama longsor saat musim hujan.

"Kawasan pinggir danau mulai dari Guguak Malalo sampai Sumpur itu memang dialiri tujuh sungai besar. Tentu ini tantangan sendiri secara geografis," tambahnya.

Ia mengatakan, pihaknya terus berupaya memaksimalkan kesiapan mitigasi bencana.

Longsor di Malalo Hanyutkan Satu Rumah Warga, Dua Orang Penghuni Belum Ditemukan

Mulai dari bagaimana berada di kawasan risiko tinggi terhadap bencana alam.

Bukan saja untuk orang dewasa, tetapi mulai dari anak sekolah sampai ke orang tua.

"Kita perlu edukasi mereka," tutur Thamrin Basrul. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved