Corona Sumbar

VIDEO Wali Kota Mahyeldi Sebut Empat Pasien Positif Covid-19 di Padang

Wali kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan hingga Minggu (29/3/2020) bahwa empat orang pasien positif dan empat orang dalam konfirmasi pemer

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud

TRIBUNPADANG.COM - Wali kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan hingga Minggu (29/3/2020) bahwa empat orang pasien positif dan empat orang dalam konfirmasi pemeriksaan Covid-19 di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hal tersebut dikatakannya pada saat jumpa Pers bersama IJTI bersama para awak media lainnya melalui aplikasi ZOOM meeting pada Minggu (29/3/2020) malam lalu.

"Untuk perkembangan Covid-19 di Kota Padang, pada hari ini (Minggu 30/3/2020), yang Positif ada empat orang," kata Wali kota Mahyeldi.

Wali kota Mahyeldi menyebutkan ada juga pasien yang masih dalam konfirmasi atau dalam pemeriksaan sebanyak empat orang.

"Dan, ada satu orang yang meninggal dunia. Sampai saat ini kami sedang berusaha agar lebih maksimal untuk melakukan upaya karantina kepada masyarakat yang ada di kota Padang, termasuk bagi mereka yang akan masuk ke Kota Padang," ujar Wali kota Mahyeldi.

Jalan Adinegoro Padang yang berbatasan dengan Kab. Padang Pariaman mulai ditutup untuk menekan penyebaran viru Corona, Senin (30/3/2020)
Jalan Adinegoro Padang yang berbatasan dengan Kab. Padang Pariaman mulai ditutup untuk menekan penyebaran viru Corona, Senin (30/3/2020) (tribunPadang.com/RimaKurniati)

Mahyeldi menjelaskan upaya tersebut seperti mengekuarkan surat keputusan untuk memperkecil akses masuk ke Kota Padang.

VIDEO UPDATE Covid-19 di Kota Padang, Ada 2118 PPT, 102 ODP, 8 PDP dan 4 Positif Covid-19

Bantah Nagari di Limapuluh Kota Lakukan Lokal Lockdown, Kepala Pusdalops: Pemeriksaan Ada

"Pertama itu dari arah Utara, Jalan Adinegoro ditutup mulai hari Selasa (31/3/2020), dan kemudian dari arah Selatan dekat rel kereta Bukit Putuih di Jalan Sutan Syahrir," kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyebutkan akan menutup jalan di Simpang Lubuk Begalung, sehingga memperkecil orang masuk ke pusat Kota Padang.

"Jadi yang terbuka itu hanya jalan arah ke By Pass, dari bandara ke By Pass, dan juga dari arah Selatan ke By Pass," kata Wali kota Mahyeldi.

Dikatakannya, untuk daerah perbatasan seperti di Lubuk Paraju ada posko yang akan memperketat pemeriksaan untuk yang akan masuk ke Padang.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved