Kasus Baru Corona di Sumbar

Pemprov Sumbar Anggarkan Rp 200 M untuk Tangani Corona, Libatkan TNI Polri di Wilayah Perbatasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk penanganan virus corona (coronavirus disease)

TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat didampingi wakilnya yang ditemui di kantor gubernur Sumbar, Jumat (27/3/2020) malam. 

Pemprov Sumbar Anggarkan Rp 200 M untuk Tangani Corona, Libatkan TNI Polri di Wilayah Perbatasan

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk penanganan virus corona (coronavirus disease) atau Covid-19.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan dana itu dialokasikan dengan dasar inpres.

"Kita (provinsi) kemungkinan akan menganggarkan hingga Rp 200 miliar," ungkap Irwan Prayitno, Jumat (23/7/2020) malam.

Politisi PKS ini menyebut semua bupati dan wali kota sudah ingin menganggarkan, tetapi tidak semua bupati walikota memiliki anggaran yang besar.

Dinkes Padang Imbau Masyarakat Untuk Berdiam Diri di Rumah dan Jauhi Keramaian

Pasien Kedua Positif Covid-19 di Padang Sulit Ditracking, Aktif Lakukan Pelayanan Kesehatan

"Bupati dan wali kota mengucurkan anggaran beragam ada yang Rp 70 miliar dan lainnya, tapi semuanya sudah menyiapkan," tambah Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno menjelaskan, terkait dengan jejaring pengaman sosial, pihaknya akan segera mendata.

Lanjut, Sabtu (28/3/2020) akan dirapatkan lagi untuk menyamakan total bantuan yang akan diberikan kepada warga yang terkena dampak sosial dan ekonomi.

"Satu orang dikasih berapa, mahasiswa yang di rantau bagaimana, dan lain sebagainya," jelas Irwan Prayitno.

Di sisi lain terkait pengawasan di daerah perbatasan orang luar masuk ke Sumbar, kata Irwan Prayitno pihaknya telah menyepakati akan bekerja sama dengan TNI dan Polri.

Namun, masih akan ada lagi rapat untuk memantapkan pola kerja sama lintas sektor dengan TNI Polri tersebut.

"Selanjutnya, mungkin TNI dan Polri yang akan ke depan untuk melakukan pengecekan ketat di perbatasan darat. Kalau sipil yang ke depan, belum efektif makanya Polri yang ke depan," tegas Irwan Prayitno. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved