Warga Sumbar Positif Corona

5 Warga Positif Corona, Ketua DPRD Sumbar: Pemprov Harus Siap Menanggung Risiko Terjelek

Lima orang warga Sumatera Barat (Sumbar) dinyatakan positif corona atau covid-19.

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Ketua DPRD Sumbar Supardi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Lima orang warga Sumatera Barat (Sumbar) dinyatakan positif corona atau covid-19.

Ketua DPRD Sumbar Supardi enggan berkomentar terkait hal tersebut.

Menurutnya, saat ini bukan lagi persoalan positif atau negatif corona, melainkan kesiapan Pemprov Sumbar dalam menghadapi risiko apapun yang terjadi.

5 Warga Sumbar Positif Corona, Tagar #SumbarLockdown Trending Topik Twitter di Indonesia

"Persoalannya kita siap atau tidak. Itu aja. Pemprov siap gak itu? Jangan berteori saja, jangan rapat-rapat saja," tegas Supardi saat dihubungi, Kamis (26/3/2020).

Lebih lanjut Supardi menyatakan, kalau masih berkutat pada persoalan positif atau negatif covid-19, Sumbar sudah ketinggalan.

Seharusnya, kata Supardi, dari awal Pemprov Sumbar sudah harus siap menanggung risiko terjelek sekalipun.

"Tidak dalam konteks positif atau negatif, kalau itu kajiannya, itu jelas kita tidak siap," ucap Supardi.

UPDATE: 5 Warga Sumbar Positif Corona, Tersebar di Padang, Bukittinggi, Pessel dan Tanah Datar

Supardi menambahkan, sebelumnya DPRD sudah rapat dengan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Pada rapat tersebut, persoalan Covid-19 tidak lagi bicara tentang masalah apakah sudah positif atau belum.

"Kajian kita itu sejelek apapun yang terjadi di Sumbar, kita sudah harus siap menanggulanginya."

"Makanya, dari awal DPRD sudah wanti-wanti meminimalisir risiko dari Covid-19, sehingga  kita siap dalam risiko apapun," jelas politisi Gerindra ini.

Supardi juga menegaskan, Pemprov harus siap bersama Pemda se Sumbar.

Perwira Pukul 3 Bintara Polisi di Polres Padang Pariaman, Kapolri Perintahkan Tindak Tegas

Selain itu, menurut Supardi, Gubernur juga harus punya keberanian dan ketegasan kepada bupati dan wali kota.

Katanya, tidak semua harus didiskusikan dengan kepala daerah sebab posisi Gubernur itu sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

"Dia punya kewajiban mengamankan seluruh instrumen-instrumen instruksi dari pemerintah pusat gubernur itu untuk bisa dilaksanakan oleh stakeholder termasuk kota dan kabupaten," tutur Supardi.

Cuma perlu diakui juga, lanjut Supardi, Pemprov juga harus siap, jangan hanya instruksi saja.

Ketika kota dan kabupaten sudah kewalahan dan tidak sanggup dalam hal anggaran, Pemprov Sumbar juga harus menyiapkan persiapan kelengkapan itu.

Tim Gabungan Aparat Semprot Disinfektan, Sasaran Perkantoran dan Tempat Umum di Kecamatan Baso

Supardi berpendapat, dalam hal menghadapi covid-19 Pemprov Sumbar belum siap.

"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini Pemprov siap. Itu gugus tugas harus diperjelas kerjanya seperti apa. Dia harus bisa diakses oleh publik," ungkap Supardi.

Selain itu, kata Supardi, Gugus Tugas juga harus mensosialisasikan lembaganya bahwasanya untuk masalah covid -19 ada lembaga yang menghandle.

Ketika ada sesuatu, masyarakat mudah mengakses informasi.

DPRD Dorong Pemko Padang Lakukan Realokasi Anggaran 2020, Percepatan Penanganan Covid-19

"Saran kami, ke depan perkecil rapat-rapat. Action sekarang, gugus tugas harus melakukan maping."

"Setiap kota dan kabupaten itu sudah tergambar oleh dia. Risiko seperti apa saja yang akan terjadi," jelas Supardi.

Masalah budget, sambungnya, akan ada pergerseran di APBD. Itu sudah disepakati bersama sehingga tidak jadi persoalan.

Hanya saja, menurutnya, kelincahan gugus tugas dan Pemprov perlu dipercepat dalam menghandle seluruh kebutuhan masyarakat.

Supardi berharap Pemda jangan bertumpu bantuan pemerintah.

"Harus ada inisitatif Pemrov untuk melakukan pengadaan barang-barang yang dibutuhkan tersebut," kata Supardi.(*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved