1 Pasien RSUP M Djamil Meninggal Dunia

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemprov Sumbar Tiadakan Car Free Day

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar meniadakan seluruh kegiatan Car Free Day (CFD) mulai Minggu (15/3/2020).

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Ilustrasi: Es Potong De' Brondong Nyoiii berjualan saat acara Car Free Day di Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Minggu (17/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar meniadakan seluruh kegiatan Car Free Day (CFD) mulai Minggu (15/3/2020).

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19.

"Bagi dinas terkait segera ambil langkah, terutama Dinas Pemuda dan Olahraga. Mereka harus umumkan car free day besok tidak ada," ungkap Nasrul Abit saat ditemui di VVIP BIM, Sabtu (14/3/2020).

Ia menyebut CFD ditiadakan sementara untuk melindungi warga Sumbar dari penularan corona.

Dia menambahkan, untuk sementara masyarakat diharapkan untuk mengurangi aktivitas rapat dan agenda kumpul bersama.

"Sementara untuk kegiatan di GOR H Agus Salim juga begitu. Harapan kita seperti itu," tambah Nasrul Abit.

Hal itu direspon langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Bustavidia.

"Car free day ditiadakan sampai waktu yang tidak ditentukan. Hal ini untuk mengantisipasi virus corona," terangnya saat dihubungi TribunPadang.com, Sabtu (14/3/2020).

Bantahan Pemprov

Sebelumnya, Pemprov Sumbar mengonfirmasi terkait kabar yang menyebut seorang pasien suspect corona dan Mers-CoV meninggal di rumah sakit umum pusat (RSUP) M Djamil Padang.

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal mengatakan pasien yang meninggal belum bisa dipastikan terjangkit virus mematikan tersebut.

VIDEO - Dukung Semen Padang FC, Pemprov Sumbar Siap Kelola Stadion GOR H Agus Salim

POPULER BOLA - Launching Semen Padang Terimbas Virus Corona| Pemprov Kelola Stadion GHAS

"Pasien yang meninggal tersebut belum dapat dipastikan sebagai orang yang terpapar MERS-CoV atau Covid-19," kata Jasman Rizal, Sabtu (14/3/2020).

Dia mengatakan, untuk memastikannya diperlukan hasil pemeriksaan laboratorium di Litbang Kemkes Jakarta.

Dukung Semen Padang FC, Pemprov Sumbar Siap Kelola Kembali GOR H Agus Salim

Pemprov Sumbar Siaga Cegah Virus Corona, Ini Bentuk Pengawasan yang Dilakukan

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Merry Yuliesday mengatakan Dinas Kesehatan juga baru bisa memastikan kalau sudah ada hasil laboratorium.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved