Breaking News:

Berita Kota Padang

Terkait Pembentukan Satpol PP Syariah, Berikut Ini Tanggapan MUI Padang

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Mulyadi Muslim mengemukakan tujuan pembentukan Satpol PP Syariah Kota Padang hendaknya

TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Kasatpol PP Kota Padang, Alfiadi, bersama jajarannya mengikuti rapat Selasa (10/3/2020) di Padang 

Terkait Pembentukan Satpol PP Syariah, Berikut Ini Tanggapan MUI Kota Padang 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Mulyadi Muslim mengemukakan tujuan pembentukan Satpol PP Syariah Kota Padang hendaknya harus jelas.

Menurut Mulyadi, dalam kaidah fiqih dijelaskan bahwa persoalan ditentukan berdasarkan subtansi bukan hanya sekadar nama saja.

Lanjut, Mulyadi mempertanyakan apakah kerja atau tugas Satpol PP Syariah tidak bisa dikerjakan oleh personel Satpol PP biasa yang telah ada.

"Apakah tupoksi Satpol PP Syariah tidak bisa dikerjakan oleh (lembaga) Satpol PP, yang ada sekarang?," ungkap Mulyadi Muslim, Rabu (11/3/2020) di Padang.

Anggota Satpol PP Syariah Padang, yang Lelaki Berpeci, Perempuan Berpakaian Longgar dan Pakai Rok

Satpol PP Syariah Segera Beroperasi di Padang, Alfiadi: Kalau Bisa Pertengahan Tahun 2020

Menurutnya, dalam membuat aturan atau regulasi baik perwako tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi.

"Aceh daerah khusus, maka wajar membuat regulasi khusus karena dibenarkan oleh undang-undang otonomi daerah dan peraturan menteri," ungkap Mulyadi.

Sejauh ini menurutnya, di Kota Padang yang perlu dan dibutuhkan justru penguatan kewenangan Satpol PP dalam menegakan perda.

"Untuk Padang yang dibutuhkan itu penguatan dalam bentuk kewenangan Satpol pp yang diperluas untuk menegakkan perda," ungkap Mulyadi.

Halaman
12
Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved