Berita Sumatera Barat

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar Jelaskan Virus ASF Penyebab Ribuan Babi Mati

Dari hasil pemeriksaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), hingga kini jumlah ternak babi

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/reziazwar
Ilustrasi: Sarana transportasi jalur laut menggunakan Kapal penyeberangan rute Padang-Mentawai, Sumbar. Tampak Kapal KMP Gambolo yang sedang menepi di Pelabuhan Bungus Padang 

Misalnya imbuh Hatisama Hura ada seekor babi terserang virus ASF tapi belum mati.

Sedangkan, untuk babi yang telah mati, dikatakan sudah bangkai namanya, tentu tidak bisa dimakan lagi.

Sebaliknya, kalau masih hidup lalu dipotong bisa dimakan, dengan catatan harus dimasak dengan suhu di atas 75 derajat celsius.

Jika bersifat zoonosis, dia mengatakan maka akan membawa dampak kepada manusia seperti Penyakit anthrax.

Hatisama Hura mengatakan virus ASF tak membuat Daging Babi di Pulau Sipora menjadi langka. (*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
Live
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved