Kisah Kakek Ramli Penjual Rokok di Pasar Raya Padang, Semangat Kerja Meski Kaki Tidak Sempurna
Kisah Kakek Ramli Penjual Rokok di Pasar Raya Padang, Semangat Kerja Meski Kaki Tidak Sempurna
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Terik matahari dan cuaca panas tidak menghentikan langkah kakek Ramli menjejerkan barang dagangannya di Pasar Raya Padang, Jumat (28/2/2020).
Di usianya sudah senja 65 tahun, Kakek Ramli masih semangat bekerja menjual rokok batangan di Jalan Sandangan Pangan Pasar Raya Padang.
• KISAH Viral Kasat Lantas Polres Padang Pariaman Jadi Imam Salat di Sel Tahanan Tanpa Pembatas
• Kisah Pilu 6 Bocah Mendadak jadi Yatim Piatu di Balikpapan, Ayah Ibu Meninggal di Waktu Bersamaan
Saat ditemui TribunPadang.com, Jumat (28/2/2020), Kakek Ramli berjalan terseok-seok.
Keringatnya bercucuran di wajah dan rambut di kepalanya yang memutih tanpa penutup kepala.
Kakek Ramli mengungkapkan kakinya sebelah kanan agak pendek dibandingkan kaki sebelah kiri.
Tubuhnya juga tidak tegak seperti orang kebanyakan, karena bawaan sejak lahir.
• KISAH PILU - Bayi Fajar Al Hadi Tergolek Lemah di RS Bhayangkara Padang, Butuh Uluran Tangan
• KISAH Kakek Masri di Padang Bertahan 40 Tahun Jadi Kusir Bendi, Kini Ditemani Kudanya, Joni
Setiap hari Kakek Ramli harus berjalan dari rumahnya di Kelurahan Rawang membawa bakul atau keranjang yang di gantungkan ke lehernya.
Keranjang itu berisi beberapa kotak rokok yang akan dijualnya pada pedagang ataupun sopir angkot di Pasar Raya Padang.
Dari satu pembeli ke pembeli lain Kakek Ramli juga berjalan dengan kakinya yang saat ini tengah mengidap rematik.
• Kisah Puspa LIDA 2020 Sempat Dirindui Sang Kakek yang Tidak Punya HP untuk Menghubunginya
• Kisah Reni Yanti, Ketua Penerima Program Budila Dompet Dhuafa Singgalang, Ada 10.000 Benih Ikan Nila
"Sejak jam 7 berangkat dari rumah di Rawang dengan jalan kaki, lalu nanti sampai jam 5 pulang jalan lagi," ungkapnya.
Kakek Ramli mengungkapkan dirinya sudah mempunyai 11 orang cucu.
Ada 5 orang anaknya yang sudah menikah dan tinggal dengan keluarga mereka masing-masing.
"Istri saya berjualan sarapan di depan rumah. Saya tidak mungkin di rumah saja sedangkan dia kerja begitu," ungkapnya.
• KISAH Dina Mariani Tetap Semangat Ikut Ujian CPNS di Padang, Giliran Suami Jaga Anak-anak
• Kisah Pasangan Kakek Nenek Menjual Minyak Eceran Selama 20 tahun,Tidak Punya Rumah dan Pernah Diusir
Kakek Ramli mengatakan dirinya sudah 36 tahun berjualan seperti ini.
Dalam sehari dirinya bisa mendapatkan uang Rp 100 ribu.
"Satu batang rokok saya jual Rp 2.000, ada berbagai mereknya," tambahnya.
Kakek Ramli mengungkapkan meskipun tekadang capek dirinya tetap berjualan.
"Kalau capek kerja istirahat dulu. Biarlah kerja begini karena sekarang susah cari kerja, dari pada mengemis," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/terik-matahari-dan-cuaca-panas-tidak-menghentikan-langkah.jpg)