BERITA POPULER PADANG
POPULER PADANG - Kaca Gedung Lantai 3 UNP Bolong| 8 Kali Peristiwa Kebakaran Selama 3 Hari
Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang dugaan peluru nyasar membuat kaca gedung di lantai tiga U
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang dugaan peluru nyasar membuat kaca gedung di lantai tiga Universitas Negeri Padang (UNP) berlubang, di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (25/2/2020).
Simak rangkuman beritanya:
1. Kaca Gedung Lantai 3 UNP Bolong Diduga Terkena Peluru Nyasar, Polisi Lakukan Olah TKP
Diduga peluru nyasar membuat kaca gedung di lantai tiga Universitas Negeri Padang (UNP) berlubang, di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/2/2020) membenarkan kejadian tersebut.
"Iya ada peluru nyasar di UNP, kejadiannya sekitar oukul 11.30 WIB ditemukan proyektil peluru di Gedung LP2M lantai tiga ruangan Kasubag Data dan Informasi Universitas Negeri Padang," kata Kombes Pol Satake Bayu, di Padang, Selasa (25/2/2020).
Kombes Pol Satake Bayu menyebutkan ada saksi yang melihat kejadian bernama Eksandra (47) yang sedang duduk bersama rekan kerja yang lainnya bersama rekannya Riza Alzet, dan Andri.
"Saksi itu mendengar suara letusan diduga dari letusan senjata sebanyak tiga kali," kata Kombes Pol Satake Bayu.
Dijelaskannya, pada suara letusan yang ke tiga disertai dengan bunyi pecahan kaca dari arah Masjid Al Azhar atau Batalyon 133 YS menuju ruang kerja saksi.
"Kemudian saksi melihat proyektil peluru dari tembaga yang tergeletak di atas lantai granit tepat di depan kursi kerja saksi," kata Kombes Pol Satake Bayu.
Kombes Pol Satake Bayu menyebutkan sekitar pukul 13.10 WIB tim Identifikasi Polresta Padang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peluru nyasar tersebut, serta proyektil yang ditemukan peluru 5,56 mm.
"Peluru nyasar diduga dari Lokasi lapangan tembak Lapai yang sedang melaksanakan latihan menembak," katanya.
Kapenrem 032/Wirabraja, Mayor Inf HS Daulay meminta maaf atas kejadian peluru nyasar yang menembus kaca UNP.
Kapenrem mengatakan hal tersebut membuat kaget karyawan yang tengah beraktivitas di UNP, dan atas kejadian tersebut akan dilakukan evaluasi agar tidak terulang dikemudian hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/nyasar-peluru25.jpg)